Syarat Permohonan Cek Merek Haki Online dan Simpaki

by Ilham January
Syarat Permohonan Cek Merek Haki Online dan Simpaki

Proses pengajuan permohonan cek merek HAKI online dan SIMPAKI cukup mudah. Anda, hanya perlu memahami panduan dasar dan mengikutinya. Djki sendiri kini telah memfasilitasi semua pelaku usaha untuk pendaftaran merek lebih mudah dan efisien. Misal saja pemanfaatan teknologi yang semuanya bisa dilakukan dengan jalur online atau daring.

Permohonan merek juga mencakup biaya-biaya yang mesti diserahkan kepada lembaga terkait. Pemerintah kemudian menciptakan SIMPAKI sebagai akses pembayaran khusus kekayaan intelektual. Di bawah ini, syarat lengkap permohonan pendaftaran serta pembayaran Simpaki.

Syarat permohonan cek merek HAKI online

Dokumen yang disajikan mencakup data dasar pemohon atau perusahaan yang diajukan secara elektronik. Permohonan tersebut harus memuat:

  • Bulan, tanggal serta tahun permohonan.
  • Nama lengkap pemohon, kewarganegaraan serta alamat lengkap.
  • Jika memiliki kuasa, maka lampirkan nama lengkap dan alamat kuasa.
  • Tanggal permintaan merek pertama kali dan nama negara dengan pengajuan hak prioritas.
  • Label berukuran minimal 2×2 cm dan maksimal 9×9 cm. Khusus pengajuan online dimasukkan dalam format JPG.
  • Warna, jika merek memiliki unsur warna.
  • Klasifikasi jenis barang atau jasa dengan uraian lengkap.
  • Bukti pembayaran biaya permohonan.
  • Mengisi formulir elektronik melalui halaman resmi Djki.
  • Mengunggah dokumen jika menggunakan Konsultan KI. Perihal permohonan online, pemohon hanya melampirkan dokumen tanda tangan pemohon atau kuasa.
  • Permohonan bisa diajukan lebih dari satu kelas barang atau jenis jasa.
  • Klasifikasi seluruh kelas barang atau jasa dapat dilihat pada perjanjian WIPO di https://webaccess.wip
    Penggunaan Aplikasi Simpaki

Aplikasi Simpaki dibentuk Kemenkumham sebagai sistem pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (BNPB) sistem online khusus untuk kekayaan intelektual. Dengan menggandeng mitra utama bank yakni BNI, Simpaki menjadi wadah untuk menekan penggunaan uang tunai juga transparansi dana negara.

Nah, untuk penggunaan aplikasi sendiri pemohon dapat mengaksesnya dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Buka browser dan kunjungi halaman website yakni http://simpaki.dgip.go.id/.
  • Sistem selanjutnya akan menunjukkan aplikasi Simpaki dengan dua halaman utama.
  • Bagian kolom pelayanan, Anda dapat memilih pelayanan “Merek dan Indikasi Geografis”
  • Selanjutnya, pemohon bisa memilih layanan yang ingin diajukan. Jika pengajuan oleh pemohon pertama kali maka pilih “Permohonan Pendaftaran Merek”
  • Usai memilih permohonan pendaftaran merek yang sesuai, pilih jenis layanan “Usaha Mikro dan Usaha Kecil Umum”. Opsi ini tergantung besarnya jenis usaha pemohon.
  • Berikutnya pilih layanan “Secara Elektronik” untuk akses selanjutnya.
  • Berikutnya website akan menampilkan kolom jumlah kelas yang harus diisi berdasarkan klasifikasi kelas barang atau jasa.
  • Setiap kelas yang dipilih akan menampilkan harga yang harus dibayarkan.
  • Berikutnya, masukkan nama pemohon, alamat, email serta nomor kontak.
  • Beri tanda centang disclaimer dan pilih tombol proses.
  • Setelahnya sistem akan menunjukkan surat perintah pembayaran sesuai dengan klasifikasi harga yang dipilih sebelumnya.
  • Pemohon tinggal melakukan pembayaran melalui loker BNI. Bisa dengan media e-Banking, Teller, atau ATM.

Bukti pembayaran selanjutnya harus disimpan untuk kelengkapan dokumen dalam pengajuan permohonan hak merek seperti yang tertera pada panduan sebelumnya. Keseluruhan nominal akan berbeda jika pengurusan dilakukan secara mandiri atau dengan jasa konsultan. Perbedaan ini, juga memberi hasil dan efisiensi yang berbeda pula.

Syarat lengkap permohonan cek merek Haki Online dan SIMPAKI bagi pemohon perlu diantisipasi kelengkapan atau kekurangan data yang mungkin ada. Meski pada penolakan Djki melampirkan alasan secara detail, pemohon sebaiknya memahami seluruh alur dan persyaratan pada situs resmi.

You may also like