Kondisi Power Supply Hp dan Cara Menganalisa Kerusakan HP

by Ilham January
Kondisi Power Supply Hp dan Cara Menganalisa Kerusakan HP

Kerusakan pada HP merupakan hal yang sering terjadi, dan power supply HP merupakan salah satu perangkat yang biasanya digunakan untuk menganalisa kerusakan pada HP kamu. Sehingga kamu bisa mengetahui apa penyebab kerusakan pada HP.

Bisa dibilang, alat yang disebut juga dengan pencatu daya ini merupakan perangkat wajib bagi para teknisi service HP. Sebab, perangkat ini sangat multifungsi dalam proses analisa, kamu dapat mengetahui sumber kerusakan HP dengan memperhatikan parameter tertentu yang ditunjukkan oleh pencatu daya.

Baik itu kerusakan yang disebabkan karena perangkat lunak atau perangkat keras HP tersebut. Untuk memahami parameter secara tepat dan akurat tentunya tidak mudah. Namun, kamu tentu dapat mempelajarinya dari sekarang.

Oleh sebab itu, kami akan menjelaskan cara mudah menganalisa kerusakan HP dengan memperhatikan setiap respon dari parameter power supply HP. Berikut ini adalah setiap kondisi spesifik respon pencatu daya dan analisa spesifiknya.

Periksa dan Perbaiki Bagian IC dan Reaksi Tombol Switch

Parameter pertama yang dapat kamu lihat adalah saat kamu menekan tombol on untuk menyalakan power supply, namun arus dan tekanan menunjukkan angka ‘0’. Hal tersebut menandakan terjadinya short komponen-komponen yang terhubung, diantaranya adalah komponen IC.

Tindakan yang dapat kamu lakukan adalah memperbaiki bagian IC atau jika kerusakan terlalu parah, kamu dapat menggantinya dengan yang baru hingga tidak terjadi short lagi pada HP. Sebelum menganggap proses perbaikan selesai, kamu harus mengecek kembali arus dan tegangan ponsel sudah pada keadaan normal.

Kondisi kedua adalah ketika kamu kamu menekan tombol switch, namun DC power supply HP tidak memberikan reaksi sama sekali. Kemudian saat kamu membalik konektor (+), justru terjadi short. Hal tersebut dapat menandakan beberapa kondisi kerusakan. Yaitu :

  1. Adanya kerusakan pada tombol on/off pencatu daya.
  2. Adanya skema yang terputus pada alat pencatu daya.
  3. IC power supply kamu mengalami kerusakan dan harus diganti agar dapat menganalisa dengan akurat.

Saat terjadi kondisi demikian, kamu dapat memperbaiki switch on/off pada DC perangkat power supply. Jika ternyata semua dalam kondisi baik, maka coba untuk panaskan terlebih dahulu powe supply.

Memperbaiki Arus pada Power Supply

Kondisi berikutnya adalah ketika kamu menekan tombol switch power supply HP, kemudian arus naik dan stabil pada angka lebih dari 0 hingga 20-50 MA.  Kondisi tersebut menandakan program data pada HP telah hilang, IC flask atau IC Cobba mengalami kerusakan.

Untuk memperbaikinya, kamu dapat memasang program data sesuai dengan tipe HP yang diperbaiki. Atau, kamu juga dapat memperbaiki setiap komponen IC-nya baik itu flask atau Cobba.

Power Supply Gagal Merespons dan Periksa Kebocoran pada Kapasitor

Kondisi keempat ini sedikit mirip dengan kondisi kedua. Pasalnya, masih berhubungan dengan gagalnya respon power supply pada HP saat tombol switch ditekan. Namun, yang membedakan adalah ketika kabel (+) dibalik tidak terjadi short.

Kondisi ini menandakan jalur (+) terputus, sehingga ponsel tidak dapat menerima daya. Kamu dapat menggunakan teknik jumper untuk mengetahui jalur yang putus, setelah itu kamu dapat dengan mudah memperbaikinya.

Saat tombol switch DC ditekan dan jarum A menunjukkan angka 1-2, artinya adalah ada kebocoran pada kapasitor atau komponen lain yang mentransfer arus ke V battery. Untuk mengatasinya, kamu dapat mengisolasi komponen yang mengambil alih arus.

Bagi pemula, memahami dan menghafal berbagai kondisi power supply untuk HP tersebut tentu tidak mudah. Sebab setiap kondisi memiliki diagnosa berbeda, serta dengan penanganan yang berbeda juga. Oleh sebab itu, kamu harus membiasakan diri agar lebih mudah memahami kondisi dari power supply HP.

You may also like

Leave a Comment