Inilah Unsur-Unsur Surat Lamaran Pekerjaan Yang Harus Diketahui Pelamar Kerja

by Ilham January
Inilah Unsur-Unsur Surat Lamaran Pekerjaan Yang Harus Diketahui Pelamar Kerja

Bagi pencari kerja, menulis surat lamaran  merupakan hal penting yang dibutuhkan. Didalam surat, pelamar bisa meyakinkan rekruter mengenai sedikit latar belakang serta keahlian yang dimiliki serta sebagai pembuka saat ingin mendaftar posisi tertentu. Dalam setiap contoh surat lamaran kerja biasanya juga berisi unsur yang dibutuhkan. Berikut adalah lima unsur-unsur lamaran pekerjaan yang perlu diperhatikan pelamar dikutip dari web Jooble.

1. Kepala Surat

Diketahui, unsur-unsur surat lamaran pekerjaan pertama adalah adanya kepala surat. Pada setiap surat, termasuk untuk kebutuhan melamar kerja, bagian ini harus selalu ada dan dibutuhkan. Terdapat beberapa bagian yang ada pada kepala surat ini. Berikut penjelasan lengkapnya.

  • Tempat dan tanggal: diketahui, tempat dan tanggal saat proses pembuatan surat harus ditulis di bagian paling atas. Tempat yang dimaksud adalah lokasi kota ketika pelamar sedang menuliskan surat lamaran. Sedangkan untuk bagian tanggal adalah sebagai penanda kapan surat tersebut ditulis oleh pelamar.
  • Nama dan alamat perusahaan: kemudian, pelamar juga harus mencantumkan nama perusahaan yang ingin dilamarnya beserta alamat dari perusahaan tersebut. Hal ini dilakukan supaya pelamar memahami perusahaan apa yang dilamar dan dimana alamatnya. Biasanya, penulisan nama dan alamat yang benar juga menjadi tambahan nilai tertentu dimata rekruter.

2. Salam Pembuka

Berikutnya, unsur lainnya yaitu adanya salam pembuka. Salam pembuka ini menunjukkan bahwa pelamar menghargai rekruter dan juga perusahaan yang hendak dilamarnya. Selain itu mencantumkan salam pembuka juga menunjukkan bahwa pelamar tersebut memiliki etika yang baik dalam melamar kerja.

Untuk bagian ini, tidak perlu berpanjang lebar. Pelamar bisa menulis salam pembuka berupa kalimat ‘Dengan hormat’ saja di bagian awalan surat. Bagian ini juga harus dipisah dengan isi surat. Jadi salam pembuka berada di atas sedangkan isinya di paragraf berikutnya.

3. Isi Surat

Kemudian unsur-unsur surat lamaran pekerjaan selanjutnya ialah isi surat. Di sini, pelamar bisa menuliskan maksud dari surat lamaran tersebut yang dibagi menjadi tiga bagian. Hal ini dilakukan supaya tulisan lebih mudah dibaca oleh rekruter yang memiliki sedikit waktu.

Pada bagian awal tulislah pembuka surat tersebut, contohnya adalah perkenalan singkat beserta gambaran skill yang dimiliki pelamar. Berikutnya, tuliskan pula tujuan lamaran tersebut untuk melamar di bagian posisi apa. Tak lupa sertakan juga lampiran berdasarkan syarat yang sudah ditentukan sebelumnya.

4. Penutup Surat

Lebih lanjut, setelah menulis isi surat dengan benar maka langkah berikutnya yaitu menuliskan salam penutup. Tak lupa tuliskan pula ucapan terimakasih kepada rekruter tersebut dan harapan pelamar untuk bisa maju ke tahap berikutnya. Dengan demikian, rekruter bisa saja mempertimbangkan lamaran kerja tersebut dan pelamar dapat dipanggil kembali untuk mengikuti tes lanjutan.

Namun, sebaiknya salam penutup tersebut tidak terlalu panjang dan bertele-tele. Tuliskan saja dengan singkat namun tetap pantas.Misalnya saja satu sampai dua baris kalimat.

5. Tanda Tangan

Unsur yang terakhir dalam surat lamaran kerja yaitu berupa tanda tangan dari penulis surat. Tanda tangan ini berfungsi untuk memperlihatkan bahwa pelamar memang benar menulis surat tersebut. Tak lupa pula tuliskan nama lengkap dengan jelas di bagian bawah tanda tangan tadi. Dengan begitu, surat lamaran kerja pun sudah siap.

Demikianlah unsur-unsur surat lamaran pekerjaan yang harus diketahui bagi para pencari kerja. Saat hendak mengirimkan lamaran kerja, sebaiknya pelamar mengecek terlebih dahulu apakah sudah lengkap semua atau belum. Pastikan pula tidak ada typo atau kesalahan penulisan yang fatal di dalam lamaran kerja tersebut. Dengan begitu, peluang pelamar untuk dipanggil pun lebih tinggi.

You may also like