Ini Dia Keunggulan Daging Ayam Organik, Wajib Diketahui !

by Ilham January
Keunggulan Daging Ayam Organik

Mungkin kita sering mendengar istilah ayam organik, namun sebenarnya apa itu ayam organik? Pada dasarnya ayam organik merupakan ayam yang diternakan dengan cara alami dengan tidak mengggunakan bahan kimia. Jadi dari awal, bibit ayam akan dibesarkan dengan cara organik hingga usia siap panen. Pakan untuk ayam ini terbuat dari bahan organik dan dedaknya juga dibuat dari beras organik.

Tidak hanya dalam pembesarannya saja, pemotongan dan pemiliharaan dagingnya juga dilakukan tanpa melibatkan bahan kimia. Untuk mencapai berat 900 – 1.000 gram, ayam organik membutuhkan waktu pemeliharaan kurang lebih selama 70 hari. Harga ayam organik dengan ukuran 700 – 800 gram per ekornya bisa mencapai Rp 48.500.

Ayam organik juga dikenal sebagai ayam kampung yang diternakan secara liar atau dibiarkan hidup bebas di kebun maupun pekarangan di sekitar rumah. Dibandingkan ayam broiler, ayam kampung yang disebut juga ayam jawa ini mempunyai banyak keunggulan, terutama dalam nilai gizi pada dagingnya. Hal ini karena pakan yang umum diberikan pada ayam kampung adalah seperti jagung, nasi aking, dedak alami selain makanan alami yang dicari oleh ayam itu sendiri.

Ayam kampung atau ayam organik ini mempunyai rasa daging yang lebih gurih dan lezat jika dibandingkan dengan ayam broiler. Apabila bawaan gennya memang gemuk dan besar maka bukan tidak mungkin ayam kampung akan mempunyai daging yang gemuk dan besar pula.

Ayam kampung memiliki daging yang lebih alot, hal ini menandakan jenis ayam ini memang ayam yang sehat karena kandungan lemak yang rendah. Berbeda dengan ayam broiler yang badannya besar namun memiliki kandungan air yang banyak atau lemak yang kurang baik untuk kesehatan. Akan tetapi dalam hal pemasakkan, ayam kampung memang akan lebih sulit, namun tetap lebih sehat.

Jika Anda suka mengkonsumsi ayam kampung, berikut adalah beberapa keunggulan dan manfaat dari daging ayam kampung / organik :

1. Lebih Rendah sedikit

Dibandingkan ayam potong atau broiler, ayam organik mempunyai kandungan lemak yang lebih sedikit. Karenanya postur tubuh ayam organik akan lebih kecil dibandingkan ayam potong namun dagingnya lebih padat dan kencang. Dengan daging yang lebih sedikit membuat proses pemotongan ayam organik akan lebih mudah.

Hal ini dibuktikan dengan kandungan lemak yang lebih sedikit, sebab saat perawatan ayam organik menggunakkan suplemen organik cair GDM . Probiotik ayam yang dikombinasikan dengan pakan dapat memaksimalkan hasil daging yang berkualitas.

2. Mutu gizi lebih tinggi

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa ayam kampung atau organik memang mempunyai kandungan gizi lebih tinggi dibanding ayam potong. Hal ini tidak terlepas dari pakan alami yang mereka konsumsi dan juga tidak ada bahan kimia yang masuk ke dalam tubuhnya. Dengan begitu tubuh ayam kampung / organik jauh lebih bersih dari berbagai bahan kimia sehingga dagingnya sudah pasti lebih sehat.

3. Kandungan toksin yang lebih sedikit

Tidak semua orang peduli akan kandungan toksin dalam daging ayam yang mereka makan, terutama pada ayam broiler atau ayam potong. Hal ini karena efek samping yang terjadi tidak terasa dalam jangka pendek, padahal meskipun dapat dikatakan aman namun ada efek samping yang siap mengintai. Meskipun dalam jumlah kecil, namun kandungan hormon pertumbuhan, antibiotik dan pestisida di dalam ayam potong bila terakumulasi dalam jumlah banyak juga bisa membahayakan.

Berbeda dengan ayam kampung atau organik yang dibiarkan hidup bebas liar dan memakan bahan-bahan organik atau alami. Sebagai contoh akumulasi kandungan antibiotik dalam daging ayam berpengaruh pada beberapa orang adalah tingkat resistensinya terhadap kuman.

Contoh lainnya adalah kandungan hormonal pada daging ayam yang dapat meningkatkan resiko kanker dan membuat pubertas lebih cepat pada anak. Bahkan ayam potong yang perawatannya buruk rentan akan kandungan logam berat di dalam dagingnya.

4. Protein tinggi kualitas terbaik

Tahukah Anda, penghasil protein hewani terbanyak setelah daging sapi disuplai dari daging ayam. Jenis ayam kampung atau organik mempunyai kandungan nprotein hewani yang lebih banyak dengan mutu kesehatan yang tinggi. Protein yang terdapat dalam daging ayam kampung bisa mencapai 19 jenis, selain itu kandungan asam aminonya juga baik untuk tubuh.

5. Aromanya lebih nikmat

Aroma yang dihasilkan dari olahan ayam organik juga lebih nikmat dibandingkan ayam potong. Hal ini tidak terlepas dari tidak tercampurnya daging ayam organik dari bahan kimia. Hal ini membuat daging ayam organik jauh lebih nikmat, gurih dan lezat.

6. Kaldu yang lebih nikmat

Kelezatan ayam organik bahkan bisa kita ketahui hanya dengan mencicipi kaldunya saja. Selain nikmat, kaldu ayam organik juga pastinya jauh lebih sehat karena tidak ada kandungan bahan kimia seperti pestisida maupun obat-obatan. Dibandingkan dengan kaldu ayam potong, bila Anda mencicipinya pastilah Anda akan mengetahui perbedaannya.

7. Dagingnya lebih kenyal

Keunggulan lainnya dari ayam kampung adalah tekstur dagingnya yang lebih kenyal bila dibandingkan dengan daging ayam broiler. Daging ayam organik bila kita pegang maka akan terasa lebih berisi dan kencang atau tidak lembek. Karenanya dalam pengolahannya, daging ayam organik membutuhkan waktu pengolahan yang lebih lama dibandingkan ayam potong atau broiler.

8. Baik untuk penderita anemia

Manfaat daging ayam organik juga bisa membantu para penderita anemia. Hal ini karena dalam daging ayam organik mengandung banyak zat besi yang dibutuhkan oleh penderita anemia. Kandungan zat besi inilah yang akan membantu para penderita anemia agar tubuhnya bisa memproduksi sel darah merah lebih banyak. Bila Anda menderita anemia, maka mengkonsumsi daging ayam organik dapat membantu mengatasi penyakit tersebut.

9. Baik untuk wanita haid

Ayam organik juga ternyata baik dikonsumsi oleh wanita haid, hal ini karena ada hubungannya dengan kondisi psikologis wanita tersebut. Ketika mengalami haid biasanya wanita akan mengalami stress yang cukup mengganggu pikiran mereka. Dengan kandungan vitamin B5 yang ada dalam daging ayam organik dapat membantu membuat otak lebih tenang dan menjadi lebih rileks.

10. Meningkatkan sistem imunnitas tubuh

Mengkonsumsi ayam organik juga bermanfaat untuk meningkatkan sistem imunitas atau pertahanan tubuh. Hal ini dikarenakan kandungan mineral yang ada dalam ayam organik akan membantu meningkatkan sistem imunitas tubuh. Karenanya ketika kita sedang terkena flu maka disarankan untuk mengkonsumsi sup ayam hangat, dan sebaiknya adalah sup ayam organik.

11. Mengatur kolesterol

Ayam organik di dalam dagingnya kandungan lemaknya lebih sedikit, karenanya daging ayam organik lebih aman dikonsumsi bagi mereka yang memiliki kolesterol tinggi. Bahkan ayam organik juga mengandung nutrisi zat niasin yang baik untuk menurunkan kolesterol tubuh hingga batas normal.

12. Memperkokoh tulang

Kandungan protein yang tinggi dalam daging ayam organik juga bermanfaat bagi pertumbuhan tulang.  Konsumsi protein hewani dalam ayam organik juga dapat membantu meningkatkan berat badan.

13. Baik untuk meningkatkan pertumbuhan anak

Dalam ayam organik juga mengandung gizi lainnya yaitu fosfor dan kalsium yang tinggi, hal ini tentu membuatnya lebih sehat. Kedua zat ini akan menunjang pertumbuhan anak di masa perkembangannya agar lebih optimal. Zat ini juga akan membuat tulang anak lebih kuat sehingga tidak mudah rapuh.

14. Meningkatkan nafsu makan

Masakan olahan dari daging ayam memang disukai oleh banyak orang, namun daging ayam organik yang lebih gurih dan nikmat tentu menjadi daya tarik tersendiri. Hal inilah yang membuat ayam organik lebih banyak diminati dibandingkan ayam broiler.

You may also like