Eco Farming untuk Tanaman Apa Saja?

by Ilham January
Eco Farming untuk Tanaman Apa Saja?

Eco farming merupakan salah satu metode pertanian yang sudah banyak dilakukan oleh para petani di seluruh Indonesia. Pengaplikasian eco farming memang sangat efektif di negara yang beriklim tropis, seperti Indonesia. Apalagi ada berbagai jenis tanaman yang sangat cocok menggunakan metode eco farming ini.

Eco farming adalah jenis pupuk yang yang mengandung bakteri positif dan berfungsi sebagai bioaktivator yang dapat menguraikan bahan organik di dalam tanah. Jadi, tidak heran jika lahan pertanian yang menggunakan eco farming ini mempunyai kondisi tanah yang sangat subur. Selain itu, eco farming juga mengandung 13 unsur hara lainnya yang sangat dibutuhkan oleh tanaman.

Eco Farming untuk Tanaman Apa Saja?

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, eco farming bisa diaplikasikan untuk berbagai jenis tanaman di Indonesia karena mampu membuat tanaman menjadi lebih sehat dan mempunyai imunitas yang baik. Tidak hanya itu, eco farming juga merupakan pupuk yang ramah terhadap lingkungan.

Eco farming mempunyai beberapa jenis unsur hara yang terdiri dari unsur hara mikro (Cl, Mn, Cu, Fe, Zn, Mo, B), unsur hara sekunder (S, Mg, Ca), dan juga unsur hara makro (N, P, K) sehingga sangat cocok untuk berbagai jenis tanaman antara lain seperti palawija, kelapa sawit, karet, kelapa, padi, berbagai jenis sayuran, tebu, buah-buahan, kopi, jambu atau pinang, hidroponik, hingga tembakau.

Pupuk eco farming banyak dipilih oleh petani Indonesia karena dapat meringankan beban biaya produksi serta mampu mempercepat masa panen. Selain itu, eco farming juga berfungsi untuk mencegah tanaman terserang hama dan meningkatkan unsur hara tanah. Jadi, tidak heran jika hasil produksi akan meningkat dengan kualitas tinggi jika menggunakan pupuk yang satu ini.

Eco farming juga sangat cocok untuk tanaman jagung, cabai, kacang ijo, bunga kol, semangka, bawang merah, pakcoy, hingga tomat. Beberapa daerah di Indonesia sudah terbukti mampu menghasilkan panen yang berkualitas dengan hasil maksimal setelah menggunakan pupuk eco farming. Hal inilah yang membuat petani lainnya tidak ragu lagi untuk menggunakan pupuk eco farming pada lahan mereka.

Dengan mengaplikasikan pupuk eco farming, maka para petani bisa menekan kebutuhan pupuk lainnya hingga 25%. Tentu saja cara ini akan sangat menguntungkan para petani karena pupuk eco farming bisa menjadi alternatif pengembangan produksi pertanian yang ramah lingkungan dan ekonomis.

Saat ini Anda bisa mendapatkan pupuk eco farming dengan mudah karena hampir semua toko pertanian di berbagai daerah sudah menjual pupuk ini. Penggunaan pupuk eco farming ini sangat cocok untuk membantu mengurai bahan organik di dalam tanah, meningkatkan pH tanah supaya menjadi normal, hingga meningkatkan kesuburan lahan.

Demikian penjelasan seputar eco farming dan beberapa jenis tanaman yang cocok menggunakan pupuk ini. Setelah menyimak penjelasan diatas, apakah Anda tertarik untuk menggunakan pupuk eco farming juga? Kamu bisa membelinya di Eco Plant Protektor

You may also like

Leave a Comment