Berikut Perbedaan Aki Kering dan Basah Pada Mobil yang Wajib Diketahui

by Ilham January
Berikut Perbedaan Aki Kering dan Basah Pada Mobil yang Wajib Diketahui

Aki merupakan salah satu komponen yang penting dari otomotif, tak terkecuali mobil. Adapun, aki sendiri berfungsi untuk menghasilkan listrik sebagai penggerak starter mobil. Aki terdiri memiliki beberapa jenis, diantaranya Aki kering dan Aki basah. Sebagai pengendara mobil, perlu memahami perbedaan Aki kering dan basah pada mobil.

Mengapa hal tersebut dilakukan? Karena pengendara perlu mengetahui jenis Aki apa yang cocok untuk kendaraannya. Untuk itu, mari simak ulasan tentang Aki kering dan basah berikut ini

1. Bentuk Isi Aki

Perbedaan Aki kering dan basah pada mobil adalah dari segi bentuknya. Pada Aki kering, bentuk isian berupa gel dan tersimpan dalam kondisi tersegel. Sehingga tidak akan mudah tumpah walau diletakkan seperti apapun.

Sedangkan untuk Aki basah berisi cairan yang terdiri dari air asam sulfat dan air demineralisasi. Air asam sulfat merupakan cairan pertama yang dimasukkan ke dalam Aki kosong. Cairan bersifat elektrolit yang kuat ini mampu menyimpan dan menghantarkan arus listrik. Selain itu, karena Aki basah berisi cairan, perlu diletakkan dengan posisi yang benar agar tidak tumpah.

2. Perawatan yang Perlu Dilakukan

Perbedaan selanjutnya yaitu dari segi perawatannya. Aki yang kering cenderung lebih mudah untuk merawatnya karena berbentuk padat dan tidak mudah menguap. Pengendara tidak perlu melakukan pengecekan berkala terhadap Aki. Walaupun tidak ada perawatan rutin, Aki kering tetap perlu dirawat dengan cara memanaskan mobil dan mengendarainya. Dari pengukuran tersebut akan terlihat bagaimana kondisi Aki.

Sedangkan pada Aki basah, pengendara perlu melakukan pengecekan rutin. Hal tersebut dilakukan karena Aki jenis ini berisi cairan yang mudah menguap. Maka dari itu secara berkala Aki basah perlu ditambah air untuk menghindari Aki menjadi kering. Karena jika terjadi, bisa mempengaruhi performa mesin bahkan berbahaya bagi orang yang mengendarai mobilnya.

3. Harga Aki

Perbedaan yang ketiga adalah dari segi harga. Harga pasaran Aki basah jika dibandingkan dengan Aki kering jauh lebih murah. Bisa dilihat dari Harga Aki basah dengan kapasitas 85 ampere dijual dengan harga terendah Rp700.000,-. Sedangkan Aki kering, dijual dengan harga yang termurah yaitu Rp1.500.000,-.

Sangat terlihat perbedaannya bukan? Harga antara Aki kering dan basah memiliki perbedaan sekitar 53%. Dengan perbedaan yang cukup signifikan bisa dijadikan tolak ukur untuk membeli Aki yang sesuai dengan kondisi kantong serta kebutuhan.

4. Dalam Tegangan Listrik yang Dihasilkan

Dan perbedaan yang terakhir terdapat pada tegangan listrik yang dihasilkan. Aki kering menghasilkan tegangan yang lebih stabil dibandingkan Aki basah. Hal ini dipengaruhi karena teknologi yang digunakan sudah modern. Ketika terjadi tegangan yang turun pun Aki kering tetap stabil ketika digunakan.

Itulah 4 perbedaan Aki kering dan basah pada mobil yang wajib diketahui. Aki merupakan komponen yang sangat penting sehingga perlu mengetahui jenis yang cocok untuk mobil yang digunakan. Agar mengetahui lebih banyak ilmu tentang otomotif, bisa mengunjungi website Mobilku. Kini website dengan informasi dan tips-tips yang up to date ini bisa dikunjungi dengan mudah hanya dalam genggaman.

You may also like