Begini Cara Kerja Mesin 2 Tak Pada Kendaraan Sepeda Motor Lawas

by Ilham January
Begini Cara Kerja Mesin 2 Tak Pada Kendaraan Sepeda Motor Lawas

Sebenarnya cara kerja mesin 2 tak ini kerap ditemui pada kendaraan lawas alias yang sudah jadul. Dimana umumnya mesin 2 tak ini sering dijumpai pada sepeda motor di era tahun 1980an sampai dengan 1990an. Pada dasrnya, hampir semua merk motor Jepang menggunakan mesin 2 tak ini pada zaman itu.

Sebagai contohnya yaitu ada beberapa mesin sepeda motor yang menggunakan 2 tak ini seperti halnya Suzuki Satria, Yamaha RX  King, dan juga Kawasaki Ninja 150 R. Dimana semua jenis motor yang telah disebutkan tadi menggunakan mesin 2 tak dan menjadi favorit bagi banyak orang pada waktu itu.

Selain itut ternyata mesin 2 tak ini mempunyai bobot yang jauh lebih ringan jika dibandingkan dengan ynag lainnya. Tetapi tenaga yang dihasilkan dari mesin 2 tak ini tidak jauh lebih besar dengan yang lain mengingat cara kerjanya sendiri ynag cukup tersebatas, berikut ulasannya.

Prinsipnya, mesin 2 tak ini mempunyai cara kerja hisap dan juga kompresi saja. Dnegan kata lain, mesin 2 tak ini mempunyai langkah kerja sesuai dengan namnya sendiri. Dimana nantinya ketika piston berada pada TMB menuju ke TMA maka nantinya campuran udara beserta bahan bakarnya akan masuk.

Proses masuknya kedua bahan tadi akan terjadi di bagian poros engkolnya sendiri. Setelah itu akan langsung dimampatkan  menuju ke langkah kompresi yang mana hanya terjadi dalam satu step saja. Setelah itu, proses kedua yaitu kompresi tadi akan melakukan proses pembuangan.

Dimana nantinya hal itu akan terjadi pada saat piston bergerak menuju ke arah sebaiknya dari cara kerja hisap atau yang pertama tadi. Nantinya piston akan bergerak ke arah TMA menuju ke TMB lalu terjadi sebuah proses pembakaran karena busi yang telah bekerja tersebut. Nantinya akan menghasilkan percikan mirip kembang api yang berguna untuk memantik campuran udara maupun bahan bakar tersbeut. Dallam hal ini kedua tahapan itu tadi sering diringkas menjadi satu step saja karena masih saling berkaitan antara satu sama lain.

You may also like