Apakah HRD di Era Modern Membutuhkan HRIS?

by Ilham January
Apakah HRD di Era Modern Membutuhkan HRIS?

Tugas dan tanggung jawab HRD kian hari semakin kompleks dikarenakan kebutuhan perusahaan akan tenaga kerja unggulan juga ikut meningkat. Ditambah perkembangan teknologi, HRD kini harus bertransformasi menjadi HRD modern yang siap menghadapi tantangan dalam menyiapkan dan mengelola talenta terbaik. Implementasi Human Resource Information System (HRIS) menjadi salah satu langkah terbaik bagi HRD untuk mendukung kinerjanya.

Mengenal HRIS dalam Manajemen SDM

Sederhananya, HRIS adalah sebuah sistem yang sengaja dibangun untuk membantu kinerja HRD melalui otomatisasi proses manajemen HRD. otomatisasi tugas yang dimaksud adalah penggajian, penilaian kinerja, pembuatan laporan, perhitungan reimburse, hingga rekrutmen.

Tak hanya mampu mengotomatisasi tugas administrasi HRD, adanya HRIS juga dapat menyimpan data dan informasi karyawan dalam jumlah besar di satu pusat penyimpanan. Dengan begitu, HRD akan mudah dalam mencari atau mengakses informasi tertentu dibandingkan mengandalkan penyimpanan manual yang memakan waktu lama ketika hendak mencari informasi tertentu.

Kemampuan Utama HRIS

Seperti yang disebutkan di atas, kehadiran HRIS dapat melengkapi kinerja HRD. perlu dicatat jika adanya sistem iniĀ  bukan untuk menggantikan HRD. sebab, bagaimana pun juga karyawan adalah manusia yang membutuhkan pendekatan secara manusiawi dari sesama manusia (dalam hal ini adalah HRD).

Apa saja sih sebenarnya kemampuan utama HRIS ini?

  1. Memproses dan menghitung penggajian bulanan, termasuk pajak penghasilan, bonus, tunjangan, serta potongan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.
  2. Mengadakan penilaian dan survei kepuasan kinerja serentak untuk banyak karyawan.
  3. Menyimpan dan mengatur jadwal kerja, berikut cuti atau izin dan pengajuan cuti dari karyawan
  4. Memproses dan mendokumentasikan pencairan atau pengajuan reimbursement
  5. Menyimpan segala informasi karyawan terkait pekerjaan, mulai dari latar belakang pendidikan, riwayat medis, status pernikahan, dan jabatan atau posisi terkini.
  6. Menyiapkan program pelatihan dan pengembangan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
  7. Mendorong inovasi dan analisis mendalam berbasis data melalui penyusunan laporan otomatis.
  8. Mengolah berbagai laporan dan dokumen terkait HRD, seperti laporan kinerja, absensi, penggajian, dan slip gaji.
  9. Memantau dan mendokumentasikan data kehadiran karyawan.
  10. Menyiapkan kurikulum pengembangan kandidat untuk menduduki jabatan penting di perusahaan lewat program suksesi.

Dari beberapa kemampuan utama HRIS di atas, rasanya tak heran jika kini HRIS mulai dibutuhkan banyak HRD. keberadaan HRIS dapat membantu HRD untuk merumuskan strategi lebih mendalam karena segala tugas administrasi sudah diselesaikan secara cepat, tepat, dan akurat.

Akan tetapi, tidak semua perusahaan mampu mengembangkan sistem mengandalkan kemampuan internal. Perusahaan dapat memilih menggunakan jasa vendor yang menawarkan implementasi HRIS sesuai dengan kebutuhan.

LinovHR adalah contoh vendor HRIS Software Indonesia yang sudah berpengalaman membantu perusahaan dalam implementasi sistem pengelolaan karyawan. Pengalaman ini layak membuat LinovHR dipercaya client dari berbagai industri.

Ulasan singkat di atas dapat menarik sebuah kesimpulan bahwa adanya HRIS dapat membantu pekerjaan HRD menjadi efektif dan efisien. HRD di era modern pun kini bisa beradaptasi dengan perkembangan bisnis dan teknologi supaya kualitas tenaga kerja tetap terjaga.

You may also like

Leave a Comment