NEW EDITION | HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Sabtu, 31/07/10, 21:31
AKSI PONG
Masuk G-20, Tapi Masih Ada yang Makan Nasi Aking
Sabtu, 31/07/10, 19:46
Patrialis Ogah Kirim Hasil Kerja PPATK ke Lumpur
Sabtu, 31/07/10, 19:35
Yusril Tak Mau Jadi Korban Peradilan Sesat
Sabtu, 31/07/10, 19:24
BOM TABUNG GAS
Menteri Sosial Baru Bisa Bantu 10 Orang
Sabtu, 31/07/10, 19:23
AKSI PONG
Tetangga DPR Juga Korban Ketidakadilan
Menurut Anda, bagaimana proses pemilihan Gubernur BI Darmin Nasution sejak dari uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI sampai pada Rapat Paripurna DPR?
Elegan
Tidak elegan
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu
  Edward Aritonang, Kalau Kasusnya Belum Tuntas, Kami Minta Maaf
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Hungaria Apresiasi Kerjasama di Bidang Sastra
  Wapres Boediono Masukkan ke Hati Berita Rakyat Merdeka
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

WAWANCARA

Rabu, 28 Juli 2010, 06:59:28 WIB

Haryono Umar, Sangat Siap Gaji Dipotong Tapi Tak Siap Kalau Dipecat

Tudingan demi tudingan terus ditimpakan kepada pim­pinan Ko­misi Pemberantasan Korupsi (KPK) gara-gara belum tuntas menangani kasus Bank Century.

Bahkan ada usulan, kalau ka­sus yang merugikan negara Rp 6,7 triliun itu masih tetap di tahap penyelidikan, anggaran KPK di­kurangi saja, termasuk gaji pim­pinannya dipotong.

Menanggapi hal itu, Wakil Ke­tua KPK, Haryono Umar menga­takan, silakan saja anggaran KPK dan gaji pimpinannya dipotong.

“Kami siap gaji dipotong, tapi Peraturan Pemerintah (PP) me­ngenai pengaturan gaji itu diu­bah dulu,’’ ujar Haryono Umar ke­pada Rakyat Merdeka, di Ja­karta, kemarin.

Berikut kutipan selengkapnya:

Bagaimana kalau dipecat dari pimpinan KPK bila tak tuntas menganai kasus Bank Century?
Kalau masalah itu (dipecat) ukurannya apa. Yang jelas, kita tetap bekerja. Di KPK itu kini banyak kasus dan itu semua harus dituntaskan, jadi bukan hanya kasus Century yang ditangani.

Kalau soal wacana memotong anggaran KPK?
Kalau masalah anggaran itu ke­wenangan di DPR, kita tidak mau mencampuri kewenangan pihak lain. Kita hanya men­ja­lankan tugas saja. Kalau tugasnya dinyatakan demikian (potong anggaran, red), ya kita lakukan.

Banyak harapan kasus Cen­tury tuntas di KPK, apakah Anda siap gaji Anda dipotong karena dianggap lelet tangani Century?
Kalau itu, kita silakan saja. Tapi untuk itu, PP (peraturan pemerintah, red) harus diubah dulu. Gaji itu memang tidak cu­kup besar, tapi kita tidak akan terpengaruh (soal potong gaji). Yang jelas, kita bekerja sajalah.

Bagaimana perkembangan terakhir dari kasus Century?
Kami masih lakukan penyeli­dikan. Ada tim yang melakukan penyelidikan itu.

Kapan kira-kira dinaikkan penanganannya ke tahap penyi­dikan?
Itu semua tergantung hasil penyelidikan. Jadi, kita serahkan kepada tim untuk menanganinya.

Apakah semua saksi-saksi sudah dipanggil?
Kalau nggak salah sudah ham­pir seratus orang yang dipanggil. Tapi kalau mengenai siapa-siapa saja, saya lupa. Pokoknya semua yang terkait dalam Century itu telah kita mintai keterangan.

Apa memang sulit ditemukan indikasi korupsi dalam kete­rangan saksi-saksi itu?
Ya, bisa jadi seperti yang di­sam­paikan Pak Jasin (Pimpinan KPK, red) dalam rapat dengan Tim Pengawas Century DPR yang menyatakan belum temu­­kan indikasi korupsi.

Ada penilaian kasus Century ini tidak ditangani secara serius?
Nggak dong, kan kita tetap jalan. Kasus Century-nya kan masih terus jalan.

Apa hambatannya sih?
Ya, nggak ada. Hambatannya ya cuma alat bukti saja. Kalau alat buktinya sejauh ini belum me­nguatkan. Jadi, ya gitu.

Apakah kasus Bibit-Chandra salah satu hambatan?
Jangan dikait-kaitkanlah kasus Century dengan masalah itu. Nggak ada hubungannya itu.

Banyak pihak meragukan KPK tidak akan menuntaskan kasus Century karena ada te­kanan dari pihak penguasa?
Ah, nggak ada itu. Seperti yang kita sampaikan dalam gelar per­kara Century, ini kan masih tahap penyelidikan.Dari semua data yang temuan kita, data-data dari DPR, dan data-data dari sum­ber pemberitaan, ternyata memang belum ada yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi. Yang terlihat baru tindak perbankan, dan pidana pencucian uang.

Anda optimistis dalam se­tahun akan menyelesaikan ka­sus Century?
Kasus yang kita tangani kan banyak, bukan hanya kasus Cen­tury saja. Biasanya tiap kasus itu kita anggap penting. Pokok­nya semua kasus sesuai dengan pasal 11 Undang-Undang Nomor 33/2002 akan kita selesaikan semua­nya.


Edward Aritonang, Kalau Kasusnya Belum Tuntas, Kami Minta Maaf
Staf Khusus Presiden Bidang Hukum, Denny Indrayana, ditantang Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Mabes Polri, Edward Aritonang, untuk membuktikan ...
 
Bambang Soesatyo, Kartel Politik Bekerja Efektif Membungkam Fakta Hukum
Fraksi Partai Golkar DPR mendukung penuh Darmin Nasution menjadi Gubernur Bank Indonesia (BI) saat Rapat Paripurna, Kamis (29/7).

Tapi salah ...
 
Jusuf Kalla, Ogah Terjun Ke Politik Pemilu 2014 Lebih Penting Mengurusi Sosial
Bekas Wakil Presiden Jusuf Kalla nggak ‘ngiler’ lagi terhadap kekuasaan. Makanya tidak berniat terjun ke politik Pemilu 2014.

Bagi bekas Ketua ...
 
Pramono Anung, KPK Tidak Boleh Diintervensi Hentikan Kasus Bank Century
Tim Pengawas DPR sedang bekerja memonitor proses hukum kasus Bank Century di tiga ins­titusi hukum, yakni Polri, Kejak­saan Agung dan ...
 
Mulyadi Jayabaya, Melepas Belenggu Ketertinggalan
Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang selama ini mengalir ke daerah ternyata belum berhasil menghilangkan gap ...
 
Roesmini, Setelah Hakim Memvonis Bebas Saya Sudah Bisa Tidur Nyenyak
Janda pahlawan, Roesmini (78), sudah bisa tidur nyenyak setelah hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Selasa (27/7) memvonis bebas dari ...
 
Bachtiar Chamsyah, Sedikit Pun Tidak Merasa Terpojok Meski Disodok Berbagai Penjuru
Bachtiar Chamsyah merasa nggak terpojok meski ada ‘sodokan’ dari berbagai penjuru setelah tidak menjabat Menteri Sosial (Mensos).

Pertama, secara hukum di­tetapkan ...
 
1 2 3 4 5 6 ...»


Tujuh Bulan, KPK Cuma Sidik 21 Kasus Korupsi
Konfik Antarumat Agama Semakin Meningkat