HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Rabu, 10/03/10, 09:46
Kader PDIP Terlibat Suap, Demokrat Tak Mau Grasak-grusuk
Rabu, 10/03/10, 09:46
Eva Sundari: PDIP Tak Tutup Diri untuk Proses Pemakzulan
Rabu, 10/03/10, 08:53
Inilah Rekam Jejak Terorisme di Indonesia
Rabu, 10/03/10, 07:51
Apel Siaga Umat Islam, dari Tuntut Boediono Mundur, hingga Tolak Obama
Rabu, 10/03/10, 05:33
LIGA CHAMPION
Hasil Akhir: Fiorentina vs Bayern
Setelah Pansus Centurygate menyelesaikan tugasnya, siapa yang harus angkat kaki?
Presiden SBY
Wapres Boediono
Menkeu Sri Mulyani
Pihak lain
Tidak tahu
  Polling Yang Lalu
  Anas Urbaningrum, Yang Dorong Hak Nyatakan Pendapat Mengincar Posisi Wapres
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Sambut Perbankan Syariah di Rusia, BMI Mulai Berikan Pelatihan
  Dukung Anti Korupsi, Rakyat Merdeka Online Hitamkan Diri
WAWANCARA

Senin, 08 Februari 2010, 07:38:45 WIB

Idrus Marham, Kalau Bela Yang Salah, Kami Melenceng ...

Partai Demokrat meng­usul­kan reshuffle kabinet ter­hadap menteri-menteri asal par­pol. Bagaimana tanggapan Anda?
Partai Golkar bersama par­pol-par­pol lainnya lainnya men­dukung pemerintahan SBY-Boe­diono seperti tercantum dalam nota kesepakatan koalisi. Koalisi dibangun berdasarkan komitmen terhadap ideologi dan visi untuk membangun In­donesia. Ter­ma­suk di dalam­nya menjaga pe­me­rin­tahan yang bersih dan berwibawa.

Nah, mengungkap masalah Bank Century dengan sejelas-je­las­nya dan seterang-terangnya ada­lah upaya untuk mem­per­ta­han­kan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Karena itu bila ada pi­hak yang mengaitkan an­tara koa­lisi dan reshuffle kabinet, menurut saya, kontraproduktif bagi koalisi untuk mem­per­tahankan pemerin­tahan yang bersih.

Kalaupun presiden mau mela­kukan reshuffle, tidak ada per­soalan karena memang itu adalah hak prerogatif presiden. Silakan saja dilakukan reshuffle kapan saja selama didasarkan pada per­timbangan obyektif yang ra­sional. Dan Partai Golkar tidak per­nah memper­ma­sa­lah­kan hal ini. Sebab itu bukan we­wenang ka­mi untuk menentukan apakah saat ini harus ada reshuf­fle atau tidak.

Partai Demokrat menganggap parpol mitra koalisi telah keluar dari kesepakatan yang ditan­da­tangani. Tanggapan Anda?
Justru harus dipertanyakan, di mana letak yang melenceng itu? Sampai saat ini, kami tidak per­nah melakukan sesuatu di luar dari nota koalisi. Misalnya, mengungkap kasus Bank Cen­tury, merupakan upaya untuk melaksanakan misi dari koalisi, yakni menciptakan pemerintahan yang bersih. Kalau membela orang yang salah, kami justru melenceng.

Apakah tepat Partai De­mo­krat mengusulkan reshuffle kabinet, padahal reshuffle ka­binet adalah hak prerogatif presiden?
Saya kira bisa saja. Semua orang berhak mewacanakan re­shuffle, dan bagi kami itu tidak menjadi masalah. Justru akan menjadi masalah, apabila usulan perombakan kabinet itu atas dasar pertimbangan yang tidak obyektif dan rasional, apalagi dikaitkan dengan Bank Century.

Pemerintahan ini baru ber­jalan 100 hari, apakah etis mengusulkan reshuffle kabinet?
Dalam hal ini, bukan masalah etis atau tidak etis untuk me­la­kukan reshuffle. Kalau reshuffle dilakukan karena kinerja menteri yang tidak baik, maka sah-sah saja. Sebab pertimbangannya rasional dan faktual.

Selama ini Partai Golkar selalu mengevaluasi kadernya yang menjadi menteri. Jika mereka memiliki kinerjanya yang tidak baik, bisa saja Golkar akan me­minta presiden untuk me­la­kukan pergantian terhadap menteri asal Golkar.

Bagaimana penilaian Partai Golkar terhadap kinerja 100 hari menteri-menteri asal Golkar?
Saya kira masa 100 hari hanya momentum politik yang belum bisa dijadikan tolak ukur pe­nilaian terhadap kinerja menteri. Masa 100 hari belum cukup se­bagai dasar untuk memberikan penilaian. Sebab untuk mengatasi masalah bangsa ini kan perlu pro­ses, terkecuali ada hal-hal yang cukup parah.

Apakah Partai Golkar akan menarik kadernya yang ada di kabinet bila desakan reshuffle kabinet ini terus digulirkan?
Apanya yang mau ditarik? Kan seperti yang saya katakan tadi, waktu 100 hari tidak cukup di­jadikan dasar yang tepat untuk melakukan penilaian terhadap kinerja menteri. Sampai saat ini, kami melihat menteri-menteri kami baik-baik saja dalam me­lakukan tugasnya. Karena itu, untuk apa kami menarik menteri kami dari kabinet.

Idealnya kapan presiden perlu melakukan reshuffle kabinet?
Kapan saja presiden bisa me­lakukannya, mengingat (re­shuf­fle) itu adalah kewenangannya. Untuk menilai kinerja, meng­angkat atau pun mengganti men­terinya, tentu presiden lebih paham akan hal itu. Karena itu, ter­serah presiden kapan mau me­lakukan reshuffle yang dida­sar­kan pada kinerja dari menteri-men­terinya. Dan terkait dengan men­­teri-menteri dari partai koa­lisi, itu ada mekanismenya sesuai dengan nota kesepakatan koalisi

Apakah isu reshuffle kabinet ini sengaja dihembuskan se­bagai teror politik menjelang akhir tugas Pansus Angket Bank Century?
Sangat disayangkan kalau ada pihak-pihak yang mengait-kait­kan kasus Bank Century dengan isu perombakan kabinet. Kami dari Golkar memang tidak pernah menganggap bahwa isu reshuffle kabinet sebagai teror politik kepada kami, karena memang kami tidak pernah merasa diteror. Dalam berpolitik, Partai Golkar selalu berdasarkan pertimbangan obyektif yang rasional dengan keyakinan politik untuk mem­per­juangkan kebenaran. Karena itu membangun koalisi yakni dengan koalisi kebenaran.

Apakah pandangan Partai Gol­kar akan berubah karena ada­nya ancaman reshuffle kabinet ini?
Tidak mungkin kami akan ber­ubah. Justru pandangan Golkar dengan mengungkap kasus Bank Century ini adalah salah satu upaya untuk menegakkan pe­merintahan yang bersih. Jadi, ada atau pun tidak isu perombakan terhadap kabinet, Golkar tidak akan pernah terpengaruh oleh isu tersebut.

Bagaimana internal Partai Golkar menyikapi isu reshuffle kabinet ini? Apakah muncul gejolak?
Tidak ada, karena memang ka­mi menganggap bahwa ma­sa­lah reshuffle kabinet adalah mutlak kewenangan presiden. Dan kami siap kalau sewaktu-waktu pre­si­den melakukan reshuffle ter­ha­dap para me­n­te­rinya. Yang ter­penting saat ini, kami tetap fokus dan concern de­ngan masalah be­sar yang se­dang kita hadapi se­perti kasus Bank Century.


Anas Urbaningrum, Yang Dorong Hak Nyatakan Pendapat Mengincar Posisi Wapres
Indonesian Corruption Watch (ICW) mencurigai kasus Bank Century akan berhenti di tengah jalan karena dibarter dengan kasus lain. Setidaknya ada ...
 
Abdul Kadir Karding, Banyak Pesertanya Tapi Tidak Solid
Reshuffle kabinet meru­pakan keniscayaan. Saat melantik para wakil menteri beberapa waktu lalu, SBY menyatakan akan mengevaluasi kinerja ter­masuk kontrak politik ...
 
Ahmad Nasir Siregar, TPF Temukan Ada Penyusup Yang Melakukan Provokasi
Apa hasil TPF PB HMI menge­nai kasus bentrokan polisi de­ngan HMI Makassar?
TPF baru dua hari berkerja se­hingga hasilnya belum bisa ...
 
Edward Aritonang, Benar, Ada Anggota Desus 88 Terlibat Penyerangan...
Apa bisa diceritakan kronologis bentrokan aktivis HMI dengan ke­polisian di Makassar?
Bentrok itu terjadi ketika se­jumlah aktivis HMI unjuk rasa me­nyikapi ...
 
Bambang Soesatyo, Opsi C Bisa Kepeleset Di Tangan Ketua DPR
Presiden SBY dan Wapres Boe­­diono sudah menge­luar­kan per­nyataan terkait hasil rapat pa­ripurna DPR. Apa yang Anda tang­­­kap dari per­nyataan mereka?
Mereka ...
 
Amir Syamsuddin, Tak Mudah Sembunyikan Amarah
Presiden dalam pidatonya menolak hasil keputusan DPR mengenai kasus Bank Century. Mengapa?
Kita harus menghormati hak presiden untuk mempunyai sudut ...
 
Taufik Kurniawan, Warna Dan Atribut Partai Harus Ditanggalkan
Setelah kosong hampir dua bulan, kursi pimpinan DPR dari unsur PAN akhirnya terisi. Sekjen PAN Taufik Kurniawan ditunjuk untuk menduduki ...
 
1 2 3 4 5 6 ...»



Carrefour Bukan Pesaing Pasar Tradisional
Bazar Rakyat Carrefour, Sinergi Pemerintah dan Swasta
Untuk Kembangkan UKM, Carrefour Membuat Bazar Rakyat
Pembalak Liar Bisa Kena Pasal Pencucian Uang
Raja Melayu Mana yang Kini Sebanding dengan Raja Eropah

Ah, Produksi Migas Nggak Naik Kelas