www.myrmnews.com Atap Sekolah Rubuh, Siswa Dititipkan ke Warga
Atap Sekolah Rubuh, Siswa Dititipkan ke Warga
Tuahta Arief
Senin, 13 April 2009, 01:10:30 WIB
Jakarta, RMonline. Atap bangunan SDN Saketi 4 yang berlokasi di Kampung Sabrang, Desa/Kecamatan Saketi, Banten, ambruk.

Ambruknya atap sekolah tersebut telah mengakibatkan tiga kelas yakni 4,5, dan 6 tidak bisa digunakan. Agar proses belajar mengajar terus berlangsung, pihak sekolah pun terpaksa mengalihkan ruang belajar siswa kelas 4-6 ke rumah warga di kampung yang sama dan diketahui milik pengusaha Pandeglang Ade Sudirman.

Dijelaskan salah seorang warga Kampung Sabrang Yoga, ambruknya atap sekolah terjadi secara perlahan-lahan. Menurutnya itu disebabkan karena kondisi rangka atap yang terbuat dari kayu sudah lapuk.

“Kerusakan semakin parah saat musim hujan karena rangka atap terus basah dan lama-lama lapuk dan ambruk perlahan-lahan,” kata Yoga seperti yang dilansir JPNN, Minggu (12/4).

Selaku warga yang tahu persis kondisi sekolah, Yoga mengaku prihatin. Namun keprihatinan tersebut menurutnya tidak pernah dikemukakan kepada pihak sekolah dengan alasan tidak punya hak.

“Warga sini cuma prihatin dan kasihan kepada murid-muridnya yang tidak bebas belajar karena sekolahnya rusak. Kami inginnya pihak sekolah segera mengusulkan perbaikan,” harap Yoga.

Di tempat terpisah, Kepala Sekolah SDN Saketi 4 Suyidno mengatakan ambruknya atap tiga lokal sekolahnya telah mengganggu proses belajar kelas 4-6. Untungnya kata Suyidno ada warga setempat yang berbaik hati dan meminjamkan rumahnya untuk dipake belajar.

“Kegiatan belajar mengajar tidak terganggu karena selama ini ada rumah kosong yang dipinjamkan warga untuk belajar siswa. Kami memindahkan kelas 4-6 ke rumah warga sebelum ambruk dan ini sengaja karena untuk menghindari hal yang tidak kami inginkan,” katanya.

Soal kerusakan, Suyidno mengaku sudah melaporkannya kepada UPT Pendidikan Saketi.

“Sebenarnya dari dulu kami sudah mengajukan rehab tapi sampai ambruk ajuan kami tidak pernah direspons,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Kecamatan Saketi Elan Jaelani mengatakan kerusakan SDN Saketi 4 sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan Pandeglang. Katanya sekolah tersebut akan diperbaiki tahun ini menggunakan dana alokasi khusus (DAK).

“SDN Saketi 4 sudah disurvei konsultan dan akan diperbaiki tahun ini bersama empat SDN lain yaitu SDN 1 Saketi, SDN 3 Sukalangu, SDN Parigi 4, SDN Talagasari 4,” katanya. [hta]
http://www.rakyatmerdeka.co.id/nusantara/2009/04/13/9747/Atap-Sekolah-Rubuh,-Siswa-Dititipkan-ke-Warga