HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Jumat, 30/07/10, 18:14
Tak Diakomodir Badrul Kamal, Arus Bawah Demokrat Hengkang ke Kubu Yuyun
Jumat, 30/07/10, 17:18
Kakek 62 Tahun Perkosa Gadis 12 Tahun, Diarak Keliling Kampung
Kamis, 29/07/10, 20:39
TKW Tewas Misterius, Jenazah Terkatung-katung
Kamis, 29/07/10, 19:54
Tertangkap Sewaktu Razia, Malah Minta Dinikahkan
Kamis, 29/07/10, 16:29
Sambut Ramadhan, Siang Hari Satpol PP Razia PSK
KORUPSI DAERAH
Audit BPK: Negara Rugi Rp 320 M

Jumat, 20 November 2009, 08:09:50 WIB

Jakarta, RMOL. Gubernur Jambi, Zulkifli Nurdin, harus bekerja ekstrakeras mengingatkan jajarannya untuk menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jambi.

Hasil temuan mengejutkan yang mengarah kepada kerugian negara dibeberkan BPK di hadapan DPRD Provinsi Jambi (Kamis, 19/11). Berdasarkan data temuan BPK, hasil audit di sejumlah SKPD lingkup Provinsi Jambi dari 2003-2008, kerugian mencapai Rp 320,9 miliar. Menurut Kepala Perwakilan BPK Jambi, Erwin, dari Rp 320,9 miliar tersebut ada yang sudah ditindaklanjuti dan ada yang belum.
Rinciannya, yang sudah ditindaklanjuti Rp 281,6 miliar dan yang belum ditindaklanjuti Rp 39,3 miliar. Temuan yang belum ditindaklanjuti terdiri atas beberapa unsur, di antaranya bersifat kerugian daerah sebesar Rp 1,3 miliar, berdasarkan kekurangan penerimaan seperti pajak, retribusi dan denda sebesar Rp 11,39 miliar, administrasi seperti aset sebesar Rp 18,8 miliar. Selain itu, temuan ketidakhematan atau pemborosan sebesar Rp 1,1 miliar dan ketidakefektifan sebesar Rp 6,3 miliar.

“Seharusnya DPRD bisa menindaklanjuti itu dengan bijak. Rakyat juga harus tahu ke mana saja uang mereka dihabiskan dan digunakan. BPK dan DPR sebagai mitra bisa bekerja sama mengawasi uang rakyat dan pemerintah sebagai pengelola uang rakyat bisa melaporkan kembali hasil kerja mereka. Kita berharap DPRD bisa menindaklanjutinya bahkan bisa ke ramah hukum,” kata Erwin, sebagaimana dilansir JPNN (Kamis, 19/11).

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Effendi Hatta, memastikan akan lebih transparan dalam semua laporan yang ada. Effendi juga berjanji akan menindaklanjuti temuan BPK yang mengandung kerugian negara yang cukup besar. [yan]


Baca juga:


Tidak ada komentar tentang artikel ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 

Sekjen Kemenkumham Diperiksa Pekan Depan
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

Digaji Puluhan Juta, DPR Masih Suka Bolos Sidang