HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Jumat, 30/07/10, 18:14
Tak Diakomodir Badrul Kamal, Arus Bawah Demokrat Hengkang ke Kubu Yuyun
Jumat, 30/07/10, 17:18
Kakek 62 Tahun Perkosa Gadis 12 Tahun, Diarak Keliling Kampung
Kamis, 29/07/10, 20:39
TKW Tewas Misterius, Jenazah Terkatung-katung
Kamis, 29/07/10, 19:54
Tertangkap Sewaktu Razia, Malah Minta Dinikahkan
Kamis, 29/07/10, 16:29
Sambut Ramadhan, Siang Hari Satpol PP Razia PSK
PASCA-KEDATANGAN BUSH
Bush Pulang, Nasabah Serbu Perbankan

Rabu, 22 November 2006, 03:49:47 WIB

Rakyat Merdeka. Tutupnya sebagian besar kantor perbankan saat kedatangan Bush membuat nasabah menyerbu untuk melakukan transaksi. Hal ini terbukti di kantor cabang Permata Bank dan Bank NISP.

Operation Section Head Bank NISP Hermanto Deegawijaya mengaku kantor cabang Bank NISP di jalan Juanda semenjak dibuka kemarin mengalami peningkatan jumlah nasabah sekitar 20 persen dibandingkan hari biasa. Sementara transaksi mengalami peningkatan tajam hingga 40 persen dibanding biasanya.

“Umumnya, nasabah melakukan transaksi setor,” katanya.

Menurut dia, membludaknya jumlah nasabah kemarin akibat adanya penutupan bank sudah diprediksikan. Pasalnya, hari Senin terbilang aktivitas padat bagi para perbankan mengingat bank tutup tiap sabtui dan minggu. “Karena tak bisa bertransaksi dua hari, maka diakumulasikannya hari Senin,” tandasnya.

Kendati demikian, peningkatan jumlah pengunjung hanya dirasakan di kantor cabang utama bank NISP saja. Hal ini diduga karena kantor tersebut merupakan kantor NISP terbesar. Sementara, ia meyakinkan aktivitas transaksi besok (hari ini) akan kembali normal tidak ada pelonjakan nasabah.

Jadi, jangan heran jika Bank NISP mengalami penurunan pemasukan dana. Tercatat dari 100 persen pemasukan dana, kemarin hanya 60-70 persen pemasukan dana. “Mestinya sih hari pemasukan dana tetap, karena ada pelonjakan nasabah,” tandasnya.

Sementara itu, Bank permata yang terpaksa harus menutup enam cabang mengaku juga mengalami pelonjakan nasabah. Menurut area manager Permata Bank Siswanto Tanujaya meningkatnya jumlah nasabah akan terus berlangsung hingga beberapa hari kedepan.

“Saya pikir kerugian kemarin akan kembali secara natural. Grafik jumlah transaksi hari ke depan akan meningkat sesuai dengan kembali lancarnya akticitas masyarakat,” tandasnya. rtn/jpnn


Baca juga:


Tidak ada komentar tentang artikel ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 

Sekjen Kemenkumham Diperiksa Pekan Depan
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

Digaji Puluhan Juta, DPR Masih Suka Bolos Sidang