|
 |
|
Jumat, 30/07/10, 21:05
MENUJU DEPOK-1 Pasangan Badrul Kamal Digoyang Isu Penganut Aliran Ahmadiyah |
|
Jumat, 30/07/10, 20:45
Ditemukan, Peluru dan Granat Sisa Penumpasan DI/TII |
|
Jumat, 30/07/10, 19:44
Rumah Dirampok, Berlian Melayang |
|
Jumat, 30/07/10, 18:14
Tak Diakomodir Badrul Kamal, Arus Bawah Demokrat Hengkang ke Kubu Yuyun |
|
Jumat, 30/07/10, 17:18
Kakek 62 Tahun Perkosa Gadis 12 Tahun, Diarak Keliling Kampung |
|
|
|
Pontianak Siapkan 1.600 Akte Gratis
Jumat, 29 September 2006, 04:39:28 WIBRakyat Merdeka. Sejak 10 Agustus-26 September 2006, tercatat 1.600 orang anak mendapatkan akte kelahiran gratis.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil dan Keluarga Berencana (Disdukcapil dan KB) Kota Pontianak, Badariah Bustami.
"Kita menginginkan agar setiap anak di sekolah memiliki akte kelahiran. Jangan sampai disidangkan karena biayanya terlalu mahal, sedangkan anak-anak yang tidak memiliki akte kelahiran kebanyakan berasal dari keluarga tidak mampu," paparnya.
Dia menjelaskan bahwa Perda tentang penggratisan akte kelahiran ini memang belum diterbitkan. Tetapi wali kota telah memberikan dispensasi penggratisan akte kepada seluruh anak usia 0-18 tahun, lewat instruksinya yang diterbitkan beberapa waktu lalu.
"Saya lihat kebanyakan warga tak mau mengurus akte kelahiran, lantaran KTP mati atau belum mencantumkan anaknya di dalam KK," katanya saat ditanya alasan keengganan orang tua membuat akte kelahiran bagi anaknya. Meskipun telah melakukan sosialisasi akte kelahiran gratis ke tiap sekolah.
Badariah tidak merasa pihaknya mempersulit pembuatan akte dengan persyaratan. Karena surat keterangan kelahiran dari bidan sudah tidak disyaratkan.
Hanya wajib melampirlan Surat Nikah dan KTP orang tua, serta Kartu Keluarga (KK). Bahkan jika warga merasa kesulitan membuat surat pengantar dari kelurahan, Disdukcapil dan KB bersedia membantu.
Penggratisan akte kelahiran ini disambut baik oleh Anggota Komisi D DPRD Kota Pontianak, M Arif.
"Perda penggratisan akte sudah disetujui dewan. Jadi memang sudah sewajibnya kita memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dengan penggratisan dan proses pembuatannya tidak berbelit-belit," ujarnya. dee/jpnn
Baca juga: Tidak ada komentar tentang artikel ini.
Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.
|
|
|
|
|
|