HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Jumat, 05/03/10, 15:57
Depok Siapkan Dana Rp 1,2 M untuk Mobil Kir Keliling
Jumat, 05/03/10, 13:36
Anggarkan Rp 1,5 M, Satpol PP Siap Tertibkan PKL dan Bangli
Minggu, 14/02/10, 17:24
Gara-gara SMS Mesum yang Nyasar, Seorang PNS Pukuli Istri
Minggu, 14/02/10, 16:48
Dengan Cara Haram, Cindi Biayai Cintanya yang Haram
Jumat, 05/02/10, 15:54
Ini Dia Daftar Korupsi Gubernur Kalsel Versi Maksi Indonesia
Tak Penuhi Standar, Unhas Keluarkan 465 Mahasiswa
Kamis, 28 September 2006, 02:03:01 WIB

Rakyat Merdeka. Luar biasa, sedikitnya 465 mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) pada semester awal 2006/2007 harus gigit jari. Mahasiswa dari berbagai jurusan ini dijatuhi sanksi drop out (DO) atau putus studi. Jumlah ini tak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.

Fakultas eksakta mendominasi angka tersebut. Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian dan Kehutanan (Fapertahut) dan Fakultas Peternakan, menduduki tiga besar terbanyak yang mahasiswanya di-DO. Masing-masing 149, 71 dan 50 orang.

Ratusan mahasiswa itu di-DO lantaran tidak memenuhi 48 SKS dan batas IPK 2,0 yang disyaratkan universitas. Sebagian mahasiswa ada yang tidak aktif selama dua semester berturut-turut. Ada juga yang pindah tempat studi, serta ada pula yang meninggal dunia.

Data dari Bagian Pendidikan Unhas juga menyebutkan, jumlah mahasiswa yang di-DO dari fakultas lain masing-masing; Kelautan dan Perikanan sebanyak 45 orang, Kedokteran (4), Fisip (37), Kedokteran Gigi (10), MIPA (31), Sastra (29), Hukum (11), Ekonomi (25), dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) tiga orang.

Pembantu Rektor Bidang Akademik, Dadang Ahmad Suriamihardja, Rabu (27/9) mengungkapkan, jumlah 465 mahasiswa yang putus studi tersebut termasuk angka yang tinggi. "Jika diprosentasekan dengan jumlah mahasiswa baru yang diterima tahun ini, nilainya 10 persen," ungkap Dadang, didampingi Kabag Pendidikan Betty di ruang kerjanya.

Menurut Dadang, DO tersebut jatuh setelah dilakukan evaluasi empat semester bagi mahasiswa angkatan 2004 dan mahasiswa angkatan 1999. Dia menambahkan, mahasiswa angkatan 1999 masih diberi toleransi menyelesaikan studinya hingga Desember 2006 ini. Namun, SK DO baru akan ditandatangani rektor setelah kembali dari ibadah umrah.

Kabag Pendidikan Betty menambahkan, jumlah mahasiswa yang di-DO tahun ini kurang lebih sama dengan tahun lalu. Soal mahasiswa DO karena terkena sanksi akademik, Betty mengatakan hal itu ditangani komdis.

"Kami menerima laporannya saja dari Komdis. Tahun ini, ada 4.117 mahasiswa baru 2006 dari berbagai jalur yang diterima Unhas, dan 465 di antaranya didrop out," terang Betty.

Untuk mengantisipasi jumlah tersebut meningkat, Dadang mengatakan bahwa Unhas akan menerapkan kurikulum baru dengan metode pembelajaran dari teaching ke learning sesuai target Unhas ke depan. nin/jpnn


Baca juga:


Tidak ada komentar tentang artikel ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 

Koalisi Suku Bunga dan Rendahnya Permintaan Kredit
Kantornya Jokir Kesandung Kasus Proyek Perkotaan
Raja Melayu Mana yang Kini Sebanding dengan Raja Eropah

Setneg Harus Jadi Contoh Lakukan Reformasi Birokrasi