HOME | NUSANTARA | INTERNASIONAL | POLHUKAM | BLITZ | EKBIS | OLAHRAGA | KESEHATAN | OTOMOTIF | KARTUN | E-PAPER EDISI CETAK | INDEKS
Rusak Rumah Ibadah, 10 Saksi Jadi Tersangka
Rabu, 05 Juli 2006, 03:32:31 WIB

Rakyat Merdeka. Setelah melalui proses pemeriksaan secara estafet pada Senin (3/7), akhirnya penyidik Polres Lahat menetapkan 10 dari 11 warga Desa Air Mayan Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) yang menjadi saksi dalam kasus pengrusakan rumah ibadah milik Tamidzi, salah seorang pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Paiker statusnys ditingkatkan menjadi tersangka. Selanjutnya mereka langsung ditahan.

Mereka yang ditetapkan sebagai tersangak yaitu Amrin, Suhar, Mulyadi, Joni Sinaga, Adi Chandra, Wahab, Karman, Wahidin, Herman, dan Warid. Sementara satu saksi lainnya yang juga dimintai keterangan yaitu John Kenedi diperbolehkan pulang.

"Kesepuluh orang itu diduga kuat dalam kasus pengrusakan rumah ibadah milik Tarmidzi yang terjadi pada 14 Mei 2006 lalu. Mereka secara bersama-sama melakukan pengrusakan terhadap benda," jelas Kapolres Lahat AKBP Eko Indra Heri melalui Kasat
Reskrim AKP Yan Budi Jaya.

Yan mengaku, saat ini pihaknya masih memfokuskan pemeriksaan terhadap ke-10 saksi tersebut. Namun menurutnya, tak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah. "Jumlahnya bisa saja bertambah, tergantung keterangan yang diutarakan para tersangka ini,"tegasnya.

Seperti diberitakan, upaya polisi untuk meminta keterangan 11 saksi tersebut sempat mendapat hambatan. Pasalnya ratusan warga Paiker yang ikut mendampingi para saksi ketika datang ke Mapolres Lahat meminta agar mereka bisa meilihat langsung pemeriksaan terhadap para saksi. Ketika itu mereka khawatir jika para saksi akan langsung di tahan petugas.

Namun polisi bersikap tegas, pemeriksaan tetap dilanjutkan di ruang penyidik meskipun para saksi di dampingi dua atau tiga orang warga. Nah karena cukup bukti keterlibatan para saksi itu dalam kasus pengrusakan rumah ibadah, maka polisi langsung menetapkan mereka sebagai tersangka

Peristiwa pengrusakan rumah ibadah milik Tarmidzi penganut
LDII di Paiker ini terjadi tanggal 14 Mei lalu pukul 22.15 WIB. Kejadian bermula karena warga keberatan akan aktivitas penganut LDII di desanya. 36/jpnn


Baca juga: