HOME | NUSANTARA | INTERNASIONAL | POLHUKAM | BLITZ | EKBIS | OLAHRAGA | KESEHATAN | OTOMOTIF | KARTUN | E-PAPER EDISI CETAK | INDEKS

DARMIN GUBERNUR BI
Kastorius: PDIP Pecah Karena Kepentingan Politis

Jumat, 30 Juli 2010, 15:58:52 WIB

Laporan: Ari Purwanto

PDIP
Jakarta, RMOL. Dugaan pecah kongsi yang terjadi di tubuh PDI Perjuangan (PDIP) pada Rapat Paripurna DPR tentang pemilihan Gubernur Bank Indonesia (BI) kemarin (29/7) sangat disayangkan Partai Demokrat.

Demikian disampaikan Ketua Departemen Perencanaan Pembangunan Nasional Partai Demokrat, Kastorius Sinaga kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat (30/7).

"Saya kira perpecahan itu saya sayangkan. Apalagi latar belakangnya bukan alasan profesionalitas," ujar Kastorius.

Warna lain yang lebih kentara, masih menurut Kastorius, adalah nilai kepentingan politis yang  kongkret.

"Akses kredit, ekonomi dan berbagai macam sangat jelas terlihat," kata mantan Staf Ahli Kapolri.

Tapi yang jelas, PDI sudah sejak lama memanfaatkan posisi Gubernur BI sebagai alat kepentingannya.

"Yang sudah sangat jelas mulai dari BI dipimpin Miranda Gultom sampai sekarang," lanjut Kastorius.

Sebelumnya, PDIP menciptakan kesan tidak satu suara pada rapat Paripurna DPR terkait pemilihan Gubernur BI.

Saat fraksi lain bersuara bulat menerima atau menolak Darmin Nasution jadi Gubernur BI, fraksi banteng bermanuver.

Ada kubu yang walk out dan ada kubu yang setuju dengan penetapan Darmin. Kubu walk out dipimpin Tjahjo Kumolo. Sedang yang setuju dipimpinan Mauarar Sirait.[arp]



Baca juga: