NEW EDITION | HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Sabtu, 31/07/10, 21:31
AKSI PONG
Masuk G-20, Tapi Masih Ada yang Makan Nasi Aking
Sabtu, 31/07/10, 19:46
Patrialis Ogah Kirim Hasil Kerja PPATK ke Lumpur
Sabtu, 31/07/10, 19:35
Yusril Tak Mau Jadi Korban Peradilan Sesat
Sabtu, 31/07/10, 19:24
BOM TABUNG GAS
Menteri Sosial Baru Bisa Bantu 10 Orang
Sabtu, 31/07/10, 19:23
AKSI PONG
Tetangga DPR Juga Korban Ketidakadilan
Menurut Anda, bagaimana proses pemilihan Gubernur BI Darmin Nasution sejak dari uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI sampai pada Rapat Paripurna DPR?
Elegan
Tidak elegan
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu
  Edward Aritonang, Kalau Kasusnya Belum Tuntas, Kami Minta Maaf
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Hungaria Apresiasi Kerjasama di Bidang Sastra
  Wapres Boediono Masukkan ke Hati Berita Rakyat Merdeka
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

MIRANDAGATE
Adang Bilang Nunun Tidak Bisa Pulih

Jumat, 30 Juli 2010, 13:20:42 WIB

Laporan: Widya Victoria

Jakarta, RMOL. Adang Daradjatun buka omongan tentang keadaaan istrinya Nunun Nurbaeti yang selama ini dicari-cari Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus pemilihan Dewan Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Goeltom.

"Ibu masih dalam perawatan dokter. Saya kira begini biarin istri saya dirawat dokter lalu biarkan proses berjalan sesuai hukum yang berlaku di Indonesia," kata mantan Waka Polri itu, saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (30/7).

Ia menjelaskan lagi kalau istrinya saat ini masih dirawat di Singapura dan belum bisa memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi kunci.

"Kita bicara itu nanti saja," jelasnya.

"Ibu kan tidak mungkin membaik. Ibu orang yang sudah stroke. Syarafnya terserang jadi tidak ada istilah penyembuhan kembali," cerita Adang.

Status Nunun Nurbaeti yang menjadi saksi kunci sekaligus terduga penyalur dana dalam kasus travel check Miranda Goeltom pada 2004 akan menjadi salah satu perhatian KPK.

Nunun hingga kini dikabarkan berobat sakit lupa berat di Singapura. Di persidangan-persidangan Tipikor lalu, yang sudah menjebloskan empat mantan anggota Dewan ke penjara, perempuan pengusaha itu selalu tidak memenuhi panggilan jaksa.[ald]



Baca juga:


Tidak ada komentar tentang berita ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Tujuh Bulan, KPK Cuma Sidik 21 Kasus Korupsi
Konfik Antarumat Agama Semakin Meningkat