|
Meski Hanya Sedikit, Menteri Ngaku Juga Tabung Gas Tidak Beres
Kamis, 15 Juli 2010, 19:17:00 WIB
Laporan: Ujang SundaJakarta, RMOL. Menteri Perindustrian MS Hidayat mengakui bahwa dari semua paket tabung gas yang beredar di masyarakat, ada yang tidak sempurna dan tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).
“Dari 44 juta tabung gas dan aksesori yang beredar, tentu ada yang tidak sempurna. Saya kira, jumlahnya kurang dari 1 persen,” kata Hidayat usai membuka Job Fair di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (15/7).
Hidayat berjanji, pemerintah akan segera menanggulangi tabung dan aksesoris yang tidak sempurna ini.
“Walau kurang dari satu persen, bukan berarti kita menganggap ini sempurna. Tentu ini harus diawasi. Tidak boleh terjadi kecelakaan lagi. Jadi, mesti ditegakkan prinsip tidak ada kesalahan sedikitpun,” tukasnya.
Hidayat mengklaim, selama ini pihaknya sudah melakukan pengawasan ke-44 juta tabung beserta aksesoris yang sudah beredar itu. Pengawasan dilakukan meliputi pengecekan kevalidan dari aksesoris. Jika ditemukan ada yang melewati masa berlaku, segera dilakukan penggantian.
Sebelumnya, pemerintah berjanji untuk serius menyikapi kasus kompor gas elpiji ukuran 3 Kg dan 12 Kg yang rawan meledak. Saat ini pemerintah tengah melakukan investigasi, penelitian dan penanganan terhadap deretan kecelakaan yang berkaitan dengan penggunaan elpiji tabung 3 Kg dan 12 Kg.
Pemerintah membantah bahwa ledakan diakibatkan kualitas tabung yang jelek. Menurut Kepala Biro Hukum dan Humas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sutisna Prawira, kecelakaan gas elpiji yang semakin marak belakangan ini lebih diakibatkan kerusakan asesoris, kurangnya pengetahuan masyarakat, adanya praktek ilegal dan kondisi lingkungan yang tidak aman.[ald]Baca juga: |