|
 |
|
|
 |
|
Sabtu, 31/07/10, 21:31 AKSI PONG Masuk G-20, Tapi Masih Ada yang Makan Nasi Aking |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:46 Patrialis Ogah Kirim Hasil Kerja PPATK ke Lumpur |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:35 Yusril Tak Mau Jadi Korban Peradilan Sesat |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:24 BOM TABUNG GAS Menteri Sosial Baru Bisa Bantu 10 Orang |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:23 AKSI PONG Tetangga DPR Juga Korban Ketidakadilan |
|
 |
|
|
|
|
|
HEBOH VIDEO ARIEL Pak Tif, Penyaliban Tak Berhubungan Dengan Tragedi Moral Ariel Cs!
Kamis, 17 Juni 2010, 12:15:47 WIB
Laporan: Aldi Gultom
 |
| TIFATUL SEMBIRING/IST |
|
Jakarta, RMOL. Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring lagi-lagi bikin ulah. Ia menyeret-nyeret persoalan keyakinan umat agama ke dalam polemik video porno. Keterlaluan!
Tadi pagi, saat pertemuan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Dewan Pers, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Polri, Tifatul mengungkapkan keseriusan untuk menuntaskan kasus perederan video syur yang mirip dengan artis Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari.
Tifatul menegaskan, "orang-orang yang mirip-mirip" ini harus segera ditindak. Dari itu, perlu ada jawaban betul atau tidak bahwa itu mirip artis atau tidak.
"Kalau yang mirip ini tidak dituntaskan, akan panjang implikasinya," tutur Tifatul kepada wartawan di kantornya Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pagi ini (Kamis, 17/6).
Namun, sayangnya, pengungkapan niat baik itu, tak dikemas Tifaltul dengan baik. Polemik video yang amoral dibandingkan dengan perbedaan keyakinan umat Islam dan Nasrani soal penyaliban Nabi Isa.
Tifatul mengatakan, bagi umat Islam, orang yang mirip Nabi Isa itu yang disalib di bukit Kalvari atau Golgota. Sementara umat Nasrani menganggap, Yesus Kristus itu sendiri yang disalib.
"Perbedaan ini kemudian berimplikasi panjang," terangnya.
Menteri Tifatul harusnya tahu, persoalan keyakinan yang berusia ribuan tahun itu, dan yang sebenarnya tak pernah diungkit-ungkit kedua umat beragama sebagai perbedaan yang jadi alasan untuk berseteru, tak pantas diangkat dalam kerangka penuntasan video porno!
Tifatul pun harusnya tahu, peristiwa penyaliban merupakan momen suci bagi umat Nasrani yang dirayakan tiap tahun di Jumat Agung. Peristiwa penyaliban yang sakral itu tak pantas dibanding-bandingkan dalam tragedi moral Ariel Cs!
Menteri Tifatul seakan mendramatisir, perbedaan keyakinan soal penyaliban di bukit Kalvari itu telah jadi polemik panjang. Padahal, soal keimanan tak pantas dijadikan polemik. Apakah Pak Tif tidak tahu kalau keimanan itu tak perlu diperdebatkan, karena itu persoalan individu dengan Tuhan-nya!
Sekali lagi, saat Tifatul mengungkit peristiwa penyaliban, mereka sedang membahas tentang pornografi dalam media. Apa kaitan?
Tak sekali ini Tifatul bikin ulah. Pernah pula Presiden SBY menegurnya lewat pidato di Istana Negara, menyinggung soal Rancangan Peraturan Menteri (RPM) Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, tentang konten multimedia. RPM ini menuai kecaman banyak pihak terutama dari kalangan media massa.
Presiden secara terbuka memberi teguran kepada seluruh menteri yang suka nyelonong soal penyusunan Peraturan Pemerintah, Menteri atau RUU.
“Ada pemikiran atau rencana untuk menyusun sebuah PP atau RUU maka wajib untuk melaporkan kepada Presiden melalui Seskab atau Mensesneg tentang pemikiran atau rencana itu,” terang SBY di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/2).
Lanjut SBY, setelah Presiden memberikan disposisi maka bisa dimulai untuk menyusun rancangan peraturan. Tak berhenti di situ, menteri harus melaporkan kembali rancangan peraturan itu dalam sidang, baik terbatas atau paripurna demi mendapat persetujuan sebelum diterbitkan.
“Saya berharap para menteri tidak mengeluarkan statemen yang terlalu dini atau jajarannya yang bisa timbulkan salah persepsi di kalangan masyarakat luas,” ujar SBY.
Perhatikan kalimat SBY. Ia berharap menteri-menterinya tidak keluarkan pernyataan yang bisa timbulkan salah persepsi di kalangan masyarakat luas.
Sekarang, sebelum nasi jadi bubur, lebih baik Pak Tif cabut pernyataannya soal peristiwa penyaliban itu. Atau, Pak SBY, silakan Anda tegur lagi menteri Anda yang satu itu. Sebelum semua jadi salah tanggap. Ingat, dalam pengalaman kita berbangsa belakangan ini, kerukunan umat beragama begitu mudah pecah oleh persoalan sepele. Bisakah pernyataan Tifatul itu dianggap sepele?[ald]Baca juga: Ada 34 komentar tentang berita ini :
gimana? Rabu, 30 Juni 2010, 10:41:47 WIB Komentator: pukang | orang kaya' gitu di bunuh boleh gak yaa???
kalau boleh... aq mw jd pembunuh a... mengurangi orang bego di indonesia jd a... hha
  |
Rame juga yah??!!! Kamis, 24 Juni 2010, 10:57:26 WIB Komentator: puragabaya | | Pernyataan Pak Tif cukup bikin rame. Artinya komunikatif ya??? Tapi, akan lebih rame lagi kalau di kita ini ada jabatan mentri baru: Mentri Bikin Rame..... |
Analogi Tidak Pada Tempatnya Rabu, 23 Juni 2010, 14:52:09 WIB Komentator: neutral | Pak Tifatul :
Sebagai pejabat negara, Anda tidak tepat menyampaikan pemikiran analogi tersebut, karena:
1. Konteks-nya tidak relevan. Anda tidak menyampaikan analogi 'mirip Ariel' dan 'Mirip Nabi Isa', tetapi Anda sedang menyampaikan kepada Publik suatu diskusi tentang 'Siapa yang di Salib' pada di Golgota 2000 tahun lalu.
2. Sebagai Pejabat Negara, Anda tidak mendorong kerukunan umat dan bangsa.
3. Sebagai seorang muslim, Anda seharusnya hanya menyampaikan analogi itu dari sisi Islam, jangan menyinggung masuk pada kepercayaan/agama lainnya. Jika Anda menyampaikan Analogi 'mirip Ariel' seperti kejadian penyaliban 'Mirip Nabi Isa' maka hal ini tepat.
4. Melihat sejarah dan pemahaman tentang pribadi Isa dan Yesus dari 2 Agama (Islam dan Nasrani), dapat disimpulkan Nabi Isa tidak sama dengan Yesus. (Cerita tentang hidupnya, ajarannya, dan matinya; semua berbeda). |
ANALOGI Rabu, 23 Juni 2010, 14:31:34 WIB Komentator: prigelwan | | Masih banyak analogi dengan yang lain, agama adalah hubungan manusia dengan Allahnya yang tidak bisa diperdebatkan. |
Tifakul Bertobatlah kawan... Selasa, 22 Juni 2010, 20:48:19 WIB Komentator: nixar | | Pak Tifakul, kenapa anda berdakwa dengan membandingkan agamamu dengan agama orang lain, bertobatlah..sungguh hina kamu bandingkan antara penyaliban dengan mesum mirip ariel-luna. Anda seperti duri dalam pemerintahan SBY ini. |
Pernyataan bung Tifatul Rasis dan Menyakitkan !!! Selasa, 22 Juni 2010, 12:07:12 WIB Komentator: fajarlase | Hampir tidak mungkin pernyataan tsb tanpa unsur kesengajaan.. ; apa yang terucap dari mulut berasal dari hati yang tertanam di alam bawah sadar manusia.
Hal tsb tidak serta merta muncul tiba2, tapi merupakan proses panjang yang terindoktrinasi dalam waktu lama.
Pertanyaan menggelitik hati saya adalah apakah pernyataan bung Tifatul tsb mewakili alam bawah sadar kelompok yang lebih luas?
Saya pribadi merasa kasihan, karena bung Tifatul keseleo lidah menampakkan karakter asli nya (dan mungkin kelompoknya) yang cenderung memelihara kebencian?
Saya percaya orang seperti bung Tifatul adl kelompok kecil yang tenggelam dalam arus besar kelompok Nasionalis yang masih dan tetap mencintai Indonesia dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Namun bung Tifatul tidak perlu khawatir, karena kami diajarkan oleh Nabi Isa Almasih untuk mengasihi sesama seperti mengasihi diri kami sendiri, juga diajarkan untuk memberi pipi kiri untuk orang yang menampar pipi kanan kami..
Kepada penguasa.. apk pejabat sperti bung Tifatul yang Rasis tsb masih layak dipertahankan sebagai menteri di negara Indonesia tercinta yang konon kabarnya sangat demokratis dan nasionalis serta katanya juga sangat menjunjung toleransi beragama ?? !!
Mari kita tanya pada rumput yang bergoyang.. |
mikir dulu baru ngomong, dasar bodoh Selasa, 22 Juni 2010, 11:42:37 WIB Komentator: novri | |
mirip Senin, 21 Juni 2010, 22:45:30 WIB Komentator: ramudheng | | Ah, saya rasa yang ngomong ngawur itu cuman orang yang mirip Pak Tifatul aja, yang mirip racauan orang mabuk...! |
Pecat Menkominfo! Senin, 21 Juni 2010, 19:19:52 WIB Komentator: ggugen | | Sudah berulang kali komentar/pernyataan2 yang keluar dari mulut pejabat yg katanya Menteri Komunikasi & Informasi ternyata sama sekali tidak mencerminkan seorang Pejabat. |
Jelas beda.... Senin, 21 Juni 2010, 08:52:51 WIB Komentator: adul | | Maksudnya CLEAR disini adalah posisi keyakinan umat masing2 agama... Umat kristen yakin yg disalib adalah Yesus sedang umat Islam yakin yg disalib bukan Yesus... jelas toh... perbedaan yg sudah berlangsung berabad-abad... kenapa harus diributkan???? |
tifatul menteri yang penuh terobosan Senin, 21 Juni 2010, 03:02:56 WIB Komentator: yose | | yang namanya Tifatul seorang menteri yang agak sedikit jengkel sama film mesum yang mirip nasril ,luna, dan cut tari tsb karena ketiga orang tsb sampai saat ini belum mengakui kalau yang berbuat mesum tsb dia atau tidak , jadi kalau pak Tifatul ngomong yang soal penyalipan ya.....bisa dimaklumi mungkin pusing gara2 vidio mesum tsb seakan2 generasi mudah kita mau dibawa kemana kalau aku sih...vidio mesum tsb mirp sekali sama si artis 99,999 persen si artis tsb tapi kalau dia membanta bukan dia berarti yang melakukan tsb bukan orang tapi setan yang menyerupai artis indonesia , harusnya bapak2 aparat kita cepat bertindak sama susno aja tidak ada bukti bisa dijadikan tersangka eh....ini vidio mesum yang 99,999 persen tsb belum juga dijadikan tersagka , emang di aparat kita kurang cepat atau kurang tanggap, atau menunggu masyarakat kita jadi rusak baru dilakukan tindakan kan lebih baik mencegah daripada sudah terkena penyakit gitu lho.....bapak2 penegak hukum si jaksa aja sudah kasih tau coba liat ditayangan berita berjalan di tv bahwa si artis tsb bisa dikenakan pasal sekian....lha kok aparat yang lain maish muter2 aja masih dijadikan saksi si artis tsb , ya...tobat2.....ampun2...atau emang hukumnya yang tidak jelas atau manusianya yang tidak bisa mengartikan undang2nya...????, dari aku yoses |
ini berita apa opini yak? Minggu, 20 Juni 2010, 15:00:09 WIB Komentator: hendiva | | kok beritanya gak jelas gini? ini berita apa opini yak? |
Kata kuncinya : Tifatul tidak layak jadi menteri...... Minggu, 20 Juni 2010, 10:49:48 WIB Komentator: jon-pantau | | Sudah berkali-kali Tifatul selalu bikin masalah dengan pernyataan2nya ke publik dan tidak cermat dalam memberikan komentar2nya atas hal-hal yg berkembang di masyarakat, sehingga Tifatul sudah tidak layak sbg menteri yang seharusnya bisa bijak dalam menata pernyataan2nya yg disampaikan ke publik. |
bego Sabtu, 19 Juni 2010, 19:18:29 WIB Komentator: pukang | pinter=bego
  |
kacau Sabtu, 19 Juni 2010, 19:14:49 WIB Komentator: pukang | otaknya udah kacau tuh si 'pinter' tuhh...
  |
kagummm!!!!! Sabtu, 19 Juni 2010, 18:58:51 WIB Komentator: pukang | wiiihh... kagum sangad saia sama orang berparas 'tampan' yang numpang nampang di atats tuuhh...
kok bisa idupp yahh orang se 'pinter' itu??? |
malu punya menteri kayak gini. Sabtu, 19 Juni 2010, 16:00:09 WIB Komentator: stevenap | | pecaaaaat saja... |
Salib Sabtu, 19 Juni 2010, 12:00:13 WIB Komentator: kurus | peristiwa penyaliban menurut sy inti dr agama Kristen. wajar kalo kami kesal dg pernyataan tifatul.tapi sy setuju dg febe..mari kita doakan agar tifatul diberkati dgn kebijaksanaan yg lebih.agar tidak ada lg kejadian sperti ini.
Dan untuk redaksi:
Redaksi sangat menganjurkan agar pengunjung yang hendak memberikan komentar:
1. Tidak menyerang suku, agama, ras dan antar-golongan atau SARA.
Redaksi berharap kolom komentar ini digunakan untuk menyampaikan pokok-pokok pikiran, ide dan gagasan yang konstruktif. Terima kasih.
maaf, tp redaksi sendiri yg menerbitkan isu Agama di sini. bukannya ini malah menyalahi aturan yg udah dibuat? |
Apakah benar spt itu? Jumat, 18 Juni 2010, 22:43:00 WIB Komentator: b. mualim | | Saya bukannya meragukan ttg tulisan diatas. Yg mjd pertanyaan, apakah berita itu benar adanya? Jika perlu, video ttg pernyataan itu unt membuktikan kebenaran berita tsb. Secara pribadi, saya sdh muak dng berita-2 ttg video mesum mirip LM-AR-CT tsb, lebih muak lg dng berita-2 SARA spt ini. Namun jika itu sebuah kebenaran, hendaknya ada tindakan tegas terhadap Tifatul Sembiring sbg seorg menteri. |
jangan profokatif Jumat, 18 Juni 2010, 15:49:14 WIB Komentator: sitila | | saya tidak membela siapa-siapa, tapi tolong donk kepada media/ wartawan/ penulis, jangan membuat sebuah tulisan atau topik yang profokatif dan melebih-lebihkan sesuatu. terima kasih. |
jangan profokatif Jumat, 18 Juni 2010, 15:46:33 WIB Komentator: sitila | | saya tidak membela siapa-siapa, tapi tolong donk kepada media/ wartawan/ penulis, jangan membuat sebuah tulisan atau topik yang profokatif dan melebih-lebihkan sesuatu. terima kasih. |
jangan profokatif Jumat, 18 Juni 2010, 15:33:37 WIB Komentator: sitila | | saya tidak membela siapa-siapa, tapi tolong donk kepada media/ wartawan/ penulis, jangan membuat sebuah tulisan atau topik yang profokatif dan melebih-lebihkan sesuatu. terima kasih. |
jangan profokatif Jumat, 18 Juni 2010, 15:17:41 WIB Komentator: sitila | | saya tidak membela siapa-siapa, tapi tolong donk kepada media/ wartawan/ penulis, jangan membuat sebuah tulisan atau topik yang profokatif dan melebih-lebihkan sesuatu. terima kasih. |
Lagi-lagi Tifakul Jumat, 18 Juni 2010, 14:53:00 WIB Komentator: memet | | Apa karena Menkoinfo lalu Tifakul bebas berbicara dan mengambil perbandingan peristiwa porno ariel dgn peristiwa penyaliban, lalu apakah karena Tifakul kader PKS dan orang Islam lalu banyak orang menganggap bisa seenaknya menilai keyakinan yang terkait keberagama orang lain, semoga tidak. Tifakul juga harus sadar anda juga belum tentu masuk sorga, agama tidak menjamin orang masuk sorga, perbuatan dan hati yang penuh maaf saja yang memungkinkannya. Kalau saja setiap kejadian rusuh SARA selalu ada provokatornya, maka Tifakul ini salah satunya. Sudah saatnya SBY sebagai presiden mengambil tindakan tegas. PECAT. |
Calm Down, No Worries Jumat, 18 Juni 2010, 10:07:30 WIB Komentator: febe | Yang dapat kita lakukan hanya mengucapkan berkat atas Bpk Tif |
Kemerdekaan sejati Jumat, 18 Juni 2010, 08:57:10 WIB Komentator: nur isa | | Adakah yg salah dengan pernyataan Tifatul. Tergantung masing2 individu yg mendengarkannya. Tentunya jika dia berbicara sbg seorang Menteri, ada bagusnya untuk berhati-hati. Yg jd permasalahan adalah jika tindakan yg dia akan lakukan menggunakan perbedaan keyakinan sebagai basis dr tindakan itu sendiri. Karena 'Maaf kata nich yee' keberadaan semua agama di bangsa ini merupakan izin dari UUD 1945, kita sebagai rakyat bangsa Indonesia harus mengacu kepada UUD'45 sebagai landasan kita bernegara, bertetangga, dst. |
Tolong tenang, jangan sampai terprovokasi Kamis, 17 Juni 2010, 14:20:12 WIB Komentator: xenosaga | Terlihat sekali dari komen2 di bawah hal krusial seperti ini bisa berdampak pada perpecahan...
Mungkin lebih baik hal seperti ini jangan lebih di provokatif lagi, baik dari sisi media maupun orang2 penting yang sering berbicara di media seperti anggota DPR, Menteri, presiden, bahkan wartawan sekalipun lebih berhati2 jangan sampai justru malah menimbulkan perpecahan.
Saran saya Pak tif segera mengklarifikasi, dan media juga turut serta mendinginkan keadaan. |
Biasa aja tuh... Kamis, 17 Juni 2010, 14:15:14 WIB Komentator: rmers | saya stuju sma toys, biasa aja kok..
jangan suka manas2in suasana donk.. apa om ALDI GULTOM takut RPM konten Multimedia digulirin sm DPR??? makanya jangan cm cari rating doank donk, cb tunjukin solusinya gmn?? paling cm NATO doank nih om ALDI.. Jangan jd kambing Om Pong... |
Katanya ga boleh sara tapi bilang orang ARAB??? Kamis, 17 Juni 2010, 14:00:19 WIB Komentator: toys | | bilang juga donk yg korupsi triliunan org mana?? |
Ga ada yg Aneh denggan Pa Tif... Please dech Kamis, 17 Juni 2010, 13:58:21 WIB Komentator: toys | | Halah dasar tukang kompor, berita kok kok cma manasin aja. Bikin berita itu yang berisi informasi atuh coy. Aneh wartawan dan media Cuma Berani Bilang Mirip |
TIFATUL JANGAN NGOMONG SARA AGAMA, ANDA BELUM LAYAK JADI MENTERI Kamis, 17 Juni 2010, 13:20:42 WIB Komentator: sugianto | TIFATUL JANGAN NGOMONG SARA AGAMA, ANDA BELUM LAYAK JADI MENTERI
JANGAN PADA MUNAFIK SEMUA, ITU KAWIN KONTRAK ORANG ARAB DI PUNCAK KOK DIAM SEMUA TUH...DI GLODOK FILM PORNO KOK TIDAK DIBERANTAS.
JANGANLAH KITA JADI BANGSA MUNAFIK, LARANG SAJA SISWA TIDAK BOLEH BAWA HANDPHONE KE SEKOLAH...TITIK. TIDAK PERLU KUCING KUCINGAN RAZIA...BIARLAH MASYARAKAT MENENTUKAN SIKAPNYA MANA YANG BAIK DAN TIDAK...DAN YAKIN MASYARAKAT INDONESIA AKAN MENYIKAPI HAL INI LEBIH DEWASA |
adul provokatif ??? Kamis, 17 Juni 2010, 13:15:54 WIB Komentator: mahadewa | | saya balik ke adul ( kadaer pks )... gmana klo permasalahan di palestina? bani israel selalu menjajah palestina?? tpi harus disadari bhw palestina tidak hanya berpenduduk Muslim tapi juga KRISTEN ORTODOx adalah realita tentang perbedaan pandangan beragama... Justru tulisan adul lah yang provokatif membela PKS ( garis keras )... Mengajak orang2 untuk berkomentar lebih panjang (polemik) terhadap sesuatu yang sudah clear..... kalo anda tidak membabi buta membela Tifatul dan menyerang pendapat yg berlawanan, lebih baik anda kursus dulu kepada orang2 Nasionalis kaya kami.. krn dimana mendatang, orang2 akan muak kepada orang2 sperti anda... NKRI jaya... hidup ABRI... |
provokatif Kamis, 17 Juni 2010, 12:40:11 WIB Komentator: adul | | Ungkapan Pak Tif adalah realita tentang perbedaan pandangan beragama... Justru tulisan Aldi lah yang provokatif... Mengajak orang2 untuk berpolemik terhadap sesuatu yang sudah clear..... |
KETERLAUAN !!!!!! Kamis, 17 Juni 2010, 12:39:40 WIB Komentator: bias | | PECAT !!!!!! |
Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.
|
|
|
|
|
|