|
 |
|
|
 |
|
Sabtu, 31/07/10, 21:31 AKSI PONG Masuk G-20, Tapi Masih Ada yang Makan Nasi Aking |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:46 Patrialis Ogah Kirim Hasil Kerja PPATK ke Lumpur |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:35 Yusril Tak Mau Jadi Korban Peradilan Sesat |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:24 BOM TABUNG GAS Menteri Sosial Baru Bisa Bantu 10 Orang |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:23 AKSI PONG Tetangga DPR Juga Korban Ketidakadilan |
|
 |
|
|
|
|
|
HTI: Menerima Obama Hukumnya Haram
Minggu, 14 Maret 2010, 11:36:58 WIB
Laporan: Wahyu Sabda KuncahyoJakarta, RMOL. Dalam pandangan hukum syar'i, haram hukumnya menerima kedatangan Presiden Amerika Barrack Obama sebagai tamu kehormatan.
Demikian disampaikan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dalam pernyataan sikap HTI dan para ulama di gedung Balai Pustaka, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.
Ketua HTI, Rohmat S Labib, menegaskan keharaman tersebut. Dari segi politik, kata Rohmat, kedatangan Obama pasti membawa agenda jahat, di antaranya keinginan Amerika menjadikan Indonesia sebagai pangkalan militer.
"Kami menolak kedatangan Obama karena dia adalah Presiden sebuah negara penjajah. Indonesia yang anti penjajahan harusnya menolak Obama sebagai tamu kehormatan, karena secara ekonomi sudah jelas Amerika menjajah Indonesia dengan menyedot sumber daya alam kita," ujar Rohmat.
Hanya saja, menurut Rohmat, di Indonesia, Amerika tidak melakukan kekerasan seperti yang mereka lakukan di negara-negara lain. Tapi tidak menutup kemungkinan Amerika akan menyerang Indonesia suatu saat.
"Terhadap orang yang baru diduga teroris, pemerintah kita sudah menembak mati. Tetapi teroris besar seperti Obama justru diterima sebagai tamu kehormatan. HTI dan para ulama sepakat bahwa haram hukumnya menerima kedatangan Obama," tegas Rohmat.
Rahmat menyatakan akan menggelar demonstrasi besar-besaran di Jakarta, dan di beberapa daerah, sebelum kedatangan Obama. [fik]Baca juga: Ada 1 komentar tentang berita ini :
Sudah STRESS dan SAKIT JIWA ini orang..... Minggu, 14 Maret 2010, 12:30:12 WIB Komentator: jon-pantau | Berapa orang sich anggota kalian, koq seakan-akan bertindak sbg Presiden Negara RI, memerintahkan untuk tidak menerima kedatangan Obama di negara yang saat ini dipimpin oleh Presiden pilihan rakyat langsung yaitu SBY.
Apa kemampuan dan kontribusi kalian untuk bangsa dan negeri ini?
Jika kalian tidak suka dg negeri ini, hijrah saja ke Afganistan sana bung....biar kena libas tentara Amerika...ada nyali kagak?
Pasti takut...dan bisanya hanya berteriak-teriak di negeri ini doang kan?
Rohmat S Labib, kasihan sekali hidupmu bung....bisanya cuma teriak-teriak dong. |
Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.
|
|
|
|
|
|