|
 |
|
|
 |
|
Jumat, 30/07/10, 18:50 BOM TABUNG GAS JK: Jangan Salahkan Konversinya |
|
Jumat, 30/07/10, 18:26 Demokrat: Ibas Bolos karena Tugas Partai |
|
Jumat, 30/07/10, 18:22 REKENING GENDUT POLRI Polri Tantang Denny Indrayana |
|
Jumat, 30/07/10, 18:14 Tak Diakomodir Badrul Kamal, Arus Bawah Demokrat Hengkang ke Kubu Yuyun |
|
Jumat, 30/07/10, 18:13 Ada Alasan Tepat Meminta SBY Insaf Sebelum Terlambat |
|
 |
|
|
|
|
|
LIGA CHAMPION Hasil Akhir Fiorentina vs Bayern
Rabu, 10 Maret 2010, 05:33:17 WIB
Laporan: Octa Kusuma NugrahaJakarta, RMOL. Unggul 1-0 di babak pertama, Fiorentina sebenarnya sudah aman kala mengawali babak kedua, mengingat pada first leg pertama, La Viola hanya kalah 1-2 dari Bayern Munich.
Namun, pada babak kedua, skuad asuhan Cesare Prandelli berusaha menambah gol, guna mengamankan kesempatan melangkah ke perempat final. Di menit-menit awal babak kedua, Fiorentina nyaris menggandakan keunggulan.
Berawal dari umpan Cristiano Zanetti, yang tidak bisa dihalau bek Bayern, Gilardino berhasil mengancam gawang Bayern, namun berhasil diatasi oleh kiper Jorg Butt.
Akhirnya, baru menit 53, La Viola sukses menggandakan kedudukan. Umpan Gilardino berhasil diteruskan oleh gelandang menyerang muda Fiorentina, Stevan Jovetic, 2-0.
Tidak mau kalah, Bayern meningkatkan serangan. Adalah, Mark Van Bommel pada menit 60, yang memecah kebuntuan Bayern. Melalui tembakan keras dari luar kotak penalti, Frey tidak dapat menahan laju bola, merubah skor menjadi 2-1, sementara secara agregat kedua tim sama kuat, 3-3.
Tidak ingin kehilangan muka di depan tifosi sendiri, Fiorentina kembali mencetak gol empat menit kemudian. Dan, Jovetic kembali sukses melesakkan gol keduanya pada pertandingan itu, 3-1 Fiorentina unggul.
Tapi, tidak sampai semenit, Bayern mengejar ketertinggalan. Kali ini, tendangan keras Robben sukses membuat Frey kembali mengambil bola untuk kedua kali dari gawangnya.
Gol Robben tersebut, menjadi gol penutup laga hujan gol antar kedua tim.
Fiorentina memang menang 3-2 pada partai second leg, Rabu (10/3) dini hari wib ini, yang menjadikan agregat skor kedua tim, seri 4-4. Namun, klub asal Italia itu kalah dalam aturan sistem agresivitas gol tandang, karena mereka hanya mampu mencetak sebiji gol di kandang lawan. Selamat tinggal Fiorentina. [oct]Baca juga: Tidak ada komentar tentang berita ini.
Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.
|
|
|
|
|
|