|
 |
|
|
 |
|
Jumat, 12/03/10, 20:47 GEGER PAMULANG Warga Gang Asem Diresahkan Helikopter Polisi |
|
Jumat, 12/03/10, 19:16 JK: Masyarakat Butuh Kearifan SBY |
|
Jumat, 12/03/10, 18:58 Andi Rahmat: Ongkos Politik Menyatakan Pendapat Sangat Mahal |
|
Jumat, 12/03/10, 18:56 JK: Sri Mulyani Harus Tahu Diri, DPR Mesti Pahami Rakyat |
|
Jumat, 12/03/10, 18:45 Keluarkan Pernyataan Menyinggung, Polda Lampung Diprotes Kontras |
|
.jpg) |
|
|
|
|
|
PASAR BEBAS Syarif Hasan: Indonesia Harus Siap Hadapi CAFTA
Rabu, 10 Februari 2010, 15:48:48 WIB
Laporan: Ari PurwantoJakarta, RMOL. Indonesia tidak siap menghadapi CAFTA dianggap alasan yang mengada-ada oleh Menteri Negara Koperasi dan UKM Syarif Hasan.
Indonesia harus memaksakan diri dalam menghadapi CAFTA karena Indonesia adalah negara besar. Syarif Hasan menyampaikan hal itu pada Seminar Kesiapan CAFTA di Hotel Acacia, Jakarta, Rabu (10/2).
"Siap tidak siap, kita harus siap menghadapi CAFTA," ujarnya.
Menurut Syarief, perekonomian global harus didukung karena akan meningkatkan opportunity pasar.
"Kita memberikan pasar kepada China, tapi kita juga mendapat pasar yang besar dari China," kata Syarif.
Syarif menambahkan, yang harus dilakukan adalah mempersiapkan diri. Inilah saatnya bangsa Indonesia untuk bersaing. [fik]Baca juga: Ada 1 komentar tentang berita ini :
hari gini takut bersaing.. Rabu, 10 Februari 2010, 18:46:00 WIB Komentator: golek | | Hari gini masih takut bersaing...Hayo bangkit para pengusaha Indonesia..tunjukkan bahwa produk anda yang terbaik,jangan takut dengan produk luar (China) |
Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.
|
|
|
|
|
|