HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Kamis, 11/03/10, 17:26
KOALISI SBY PECAH
Pilih Opsi A, Ketua Umum PPP Ditinggalkan?
Kamis, 11/03/10, 17:26
Menko Kesra Tidak Yakin Ada Boikot Terhadap Sri Mulyani
Kamis, 11/03/10, 17:10
KOALISI SBY PECAH
Menteri Agama Kurusan, Takut Direshuffle?
Kamis, 11/03/10, 17:08
CENTURYGATE
Bantah Hasil DPR, Boni Hargen Samakan SBY dengan Bonek
Kamis, 11/03/10, 17:02
TNI-Polri Gelar Latihan Gabungan, Untuk Obama?
Setelah Pansus Centurygate menyelesaikan tugasnya, siapa yang harus angkat kaki?
Presiden SBY
Wapres Boediono
Menkeu Sri Mulyani
Pihak lain
Tidak tahu
  Polling Yang Lalu
  Syarief Hasan, Jabatan Harus Diprioritaskan Daripada Urusan Politik
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Sambut Perbankan Syariah di Rusia, BMI Mulai Berikan Pelatihan
  Dukung Anti Korupsi, Rakyat Merdeka Online Hitamkan Diri

Kwik Harap Mafia Berkeley Berakhir
Selasa, 09 Februari 2010, 15:54:01 WIB

Laporan: Ari Purwanto

Jakarta, RMOL. Ekonomi Indonesia yang dikuasai mafia Berkeley akan diambil alih oleh dinasti ekonomi rakyat yang tergabung dalam Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI).

Demikian disampaikan ekonom senior, Kwik Kian Gie, ketika memberikan sambutan pada Deklarasi AEPI, di gedung Perpustakaan Nasional, Salemba, Jakarta, Selasa (9/2).

"Dari 1967 sampai sekarang perkonomian Indonesia dikuasai Berkeley Mafia. Dan yang menjadi pertanyaan apakah setelah ini dinasti Berkeley akan tergusur oleh dinasti ekonomi kerakyatan dalam AEPI," ujarnya.

Kwik mengatakan banyak sekali contoh kungkungan mafia Berkeley di Indonesia. Contohnya, minyak bumi yang dimiliki bangsa ini dipengaruhi oleh harga pasar dunia melalui New York Stock Exchange.

“Lalu Badan Usaha Milik Negara malah dijual ke pihak asing," lanjutnya.

Masih menurut Kwik, Kabinet Indonesia Bersatu jilid I melalui infrastructur summit mengizinkan kepentingan asing bisa menanamkan saham dengan nilai 100 persen.

“Lalu pada infrastructur summit KIB II menjelaskan bahwa pebisnis asing diperlakukan sama dengan pengusaha lokal,” ucapnya. [ald]



Baca juga:


Tidak ada komentar tentang berita ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Carrefour Bukan Pesaing Pasar Tradisional
Bazar Rakyat Carrefour, Sinergi Pemerintah dan Swasta
Untuk Kembangkan UKM, Carrefour Membuat Bazar Rakyat
Mabes Polri Belum Sidik Kasus Politisi Misbakhun
Raja Melayu Mana yang Kini Sebanding dengan Raja Eropah

Teroris Sukses Diberantas, Penegakan Hukum Kandas