HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Jumat, 12/03/10, 21:55
Gedung Putih: Obama Tunda Datang ke Indonesia!
Jumat, 12/03/10, 20:47
GEGER PAMULANG
Warga Gang Asem Diresahkan Helikopter Polisi
Jumat, 12/03/10, 19:16
JK: Masyarakat Butuh Kearifan SBY
Jumat, 12/03/10, 18:58
Andi Rahmat: Ongkos Politik Menyatakan Pendapat Sangat Mahal
Jumat, 12/03/10, 18:56
JK: Sri Mulyani Harus Tahu Diri, DPR Mesti Pahami Rakyat
Setelah Pansus Centurygate menyelesaikan tugasnya, siapa yang harus angkat kaki?
Presiden SBY
Wapres Boediono
Menkeu Sri Mulyani
Pihak lain
Tidak tahu
  Polling Yang Lalu
  Chairuman Harahap, Merasa Tidak Bersalah, Padahal Lakukan Kesalahan
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Sambut Perbankan Syariah di Rusia, BMI Mulai Berikan Pelatihan
  Dukung Anti Korupsi, Rakyat Merdeka Online Hitamkan Diri

KOALISI SBY RETAK
Menteri Golkar Siap Ditarik

Selasa, 09 Februari 2010, 15:50:14 WIB

Laporan: Dede Heryawan

Jakarta, RMOL. Beberapa hari yang lalu, anggota Pansus Skandal Century dari Fraksi Golkar Agun Gunandjar menyatakan bahwa Golkar siap menarik kadernya dari kabinet. Pernyataan Agun  ini cukup mengejutkan karena ada dalam bingkai ketegangan antara pimpinan koalisi, Partai Demokrat, dan partai-partai mitra koalisi di Pansus Century.

Hari ini (Selasa, 9/2), usai Temu Nasional Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Istana Wakil Presdien, Menteri Perindustrian MS Hidayat yang merupakan kader Golkar menyatakan bahwa posisi menteri adalah hak prerogatif Presiden.

Soal pernyataan Golkar siap menarik kadernya dari kabinet, MS Hidayat mengatakan hal itu ditanyakan saja kepada Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. Sebagai kader Golkar, MS Hidayat menyatakan siap disuruh kerja dan siap ditarik. Dirinya tidak merasa kuatir dengan isu reshuffle atau lainnya.

Ketika ditanyakan soal pernyataan Abu Rizal bahwa koalisi untuk kebenaran, MS Hidayat mengatakan bahwa menteri adalah jabatan politik. Keputusan politik apa pun, setiap menteri harus siap untuk diminta bekerja atau diminta mundur karena alasan atau kepentingan politik. [fik]



Baca juga:


Ada 2 komentar tentang berita ini :

Agun G...buktikan ucapanmu..rakyat menunggu
Rabu, 10 Februari 2010, 09:50:18 WIB
Komentator: pakdeagus
Rakyat butuh bukti bukan janji...Agun buktikan ucapanmu..kapan Golkar menarik kadernya dari kabinet...rakyat menunggu

Serahkan saja, semua jabatan kader Golkar ke PDI-P, beres-lah.
Selasa, 09 Februari 2010, 16:28:10 WIB
Komentator: jocky
Agar Megawati 'jinak' maka SBY harus berani 'tukar-guling' antara menteri-menteri dari kader Golkar diganti dengan kader-kader PDI-P, pasti beres-lah.

Untuk pancingannya, kasih jabatan kepada Puan Maharani, pasti tenanglah si mboknya dan kubu 'Lenteng-Agung' untuk bisa membantu mengatasi akar-rumput di PDI-P dan para legislator PDI-P yang ada di parlemen.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Carrefour Bukan Pesaing Pasar Tradisional
Bazar Rakyat Carrefour, Sinergi Pemerintah dan Swasta
Untuk Kembangkan UKM, Carrefour Membuat Bazar Rakyat
Kantornya Jokir Kesandung Kasus Proyek Perkotaan
Raja Melayu Mana yang Kini Sebanding dengan Raja Eropah

Setneg Harus Jadi Contoh Lakukan Reformasi Birokrasi