HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Sabtu, 31/07/10, 21:31
AKSI PONG
Masuk G-20, Tapi Masih Ada yang Makan Nasi Aking
Sabtu, 31/07/10, 19:46
Patrialis Ogah Kirim Hasil Kerja PPATK ke Lumpur
Sabtu, 31/07/10, 19:35
Yusril Tak Mau Jadi Korban Peradilan Sesat
Sabtu, 31/07/10, 19:24
BOM TABUNG GAS
Menteri Sosial Baru Bisa Bantu 10 Orang
Sabtu, 31/07/10, 19:23
AKSI PONG
Tetangga DPR Juga Korban Ketidakadilan
Menurut Anda, bagaimana proses pemilihan Gubernur BI Darmin Nasution sejak dari uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI sampai pada Rapat Paripurna DPR?
Elegan
Tidak elegan
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu
  Edward Aritonang, Kalau Kasusnya Belum Tuntas, Kami Minta Maaf
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Hungaria Apresiasi Kerjasama di Bidang Sastra
  Wapres Boediono Masukkan ke Hati Berita Rakyat Merdeka
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

CENTURYGATE
Pansus, Momentum Pulihkan Kepercayaan Publik Terhadap DPR

Selasa, 09 Februari 2010, 15:19:40 WIB

Laporan: Widya Victoria

Jakarta, RMOL. Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) Sebastian Salang mengingatkan agar fraksi-fraksi dalam Pansus Skandal Century tetap konsistensi. Karena di dalam Pansus ada pertarungan integritas.

Konsisten atau tidak konsisten, akan berakibat kemungkinan reshuffle. Bagi Sebastian, fraksi-fraksi di dalam Pansus harus melihat kepentingan jangka panjang untuk membangun kepercayaan publik terhadap partai dan DPR.

Bila hasil Pansus tidak sesuai dengan harapan publik, maka akan terjadi perubahan drastis per tanggal 4 Maret (keputusan Paripurna) yang akan datang. DPR tidak akan dipercaya lagi oleh rakyat.

"inilah momentum yang sangat penting bagi DPR untuk memulihkan kepercayaan publik yang selama ini hilang. Kita perlu mengapresiasi gebrakan DPR dengan menggelar sidang terbuka. Dengan demikian masyarakat jadi tahu kerja DPR," ujar Sebastian. [fik]



Baca juga:


Tidak ada komentar tentang berita ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Tujuh Bulan, KPK Cuma Sidik 21 Kasus Korupsi
Konfik Antarumat Agama Semakin Meningkat