|
 |
|
|
 |
|
Sabtu, 13/03/10, 14:36 Mantan Teroris: SBY Harus Bangun Koalisi dengan Abu Bakar Baasyir |
|
Sabtu, 13/03/10, 14:11 MARZUKI DIGOYANG Sutan: Tak Ada Asap Kalau Tak Ada Api |
|
Sabtu, 13/03/10, 13:58 Fauzi Ditangkap, Zulkanaen Buron, Pengawal Dulmatin Sedang Diidentifikasi |
|
Sabtu, 13/03/10, 13:28 Panglima TNI Bantah Kaitan Simulasi dengan Obama |
|
Sabtu, 13/03/10, 13:06 Kadiv Humas Mabes Polri: Saya Setuju Teroris Ditangkap Hidup-hidup |
|
.jpg) |
|
|
|
|
|
Gereja Disegel Bupati, Jemaat HKBP Filadelfia Diterima DPR
Selasa, 09 Februari 2010, 14:46:30 WIB
Laporan: M Hendry GintingJakarta, RMOL. Ratusan jemaat gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Filadelfia Bekasi, sebagian besar perempuan dan anak-anak, mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat. Mereka saat ini berkumpul di depan lobi gedung Nusantara II. Kedatangan mereka terkait penyegelan gereja mereka oleh Bupati Bekasi.
Gereja HKBP Filadelfia terletak di Jejalen Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Jemaat ini dibawa pimpinan Pdt. Palti Panjaitan. Sudah beberap tahun ini, jemaat gereja Filadelfia selalu mendapat gangguan dalam menjalankan ibadah. Pada tahun 2008 saat memperingati Natal, gereja ini pernah diserang oleh sekelompok orang tak dikenal. Pada perayaan Natal 25 Desember 2009, juga gereja diserang massa saat ada kebaktian Natal .
Lebih sadis lagi, selama beberapa minggu terakhir, jemaat terpaksa mengadakan kebaktian pagi di jalan raya karena bangunan gereja mereka telah disegel oleh pihak Bupati Bekasi, Saaduddin . Pihak gereja pun telah mengadukan perkara ini kepada Komnas HAM yang telah menyurati Bupati yang kebetulan berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut .
Saat ini Komisi III DPR RI akan menerima wakil gereja yang dianiaya ini. Rencananya, mereka akan diterima pukul 14.00 diruang rapat Komisi III di Senayan. Hingga saat ini para jemaat masih menunggu agenda pertemuan untuk mencurahkan kesulitan mereka dalam beribadah. [ald]Baca juga: Ada 3 komentar tentang berita ini :
Mari berdamai Selasa, 09 Februari 2010, 16:39:24 WIB Komentator: mstg | Di jaman yang serba canggih sekarang, dimana akibat dari kemajuan teknologi, semakain banyak orang yang semakin tidak percaya akan adanya Tuhan dan segala bentuk kuasaNya. Disini diperlukan peran pemimpin dan pemuka agama untuk menahan arus modernisasi yang berakibat kepada semakin menipisnya kepercayaan terhadap Tuhan.
Kepada pihak yang melarang, saran saya bahwa musuh kita bukan agama itu, tetapi orang akan menghilangkan agama itu yang menjadi musuh kita bersama. Mari kita bersama sama membina kerukunan beragama yang sudah baik. Tidak ada satupun agama di Indonesia ini yang mengajarkan umatnya untuk membeci agama lain, tetapi justru agama mengajarkan kita untuk mengingatkan orang yang berusaha mengganggu agama lainnya.
Jadilah pemimpin yang dapat mengayomi semua masyarakat. |
Ketakutan tanda kadar iman rendah Selasa, 09 Februari 2010, 16:24:22 WIB Komentator: memet | | Kenapa orang beribadah harus dihambat, bangunan juga disegel, jawabnya banyak yang merasa terganggu dan takut bahwa ajaran agama akan mempengaruhi orang untuk pindah dan beralih keyakinan. Kalau seperti itu salahkan diri sendiri kalau tidak memiliki keteguhan dengan iman mereka sendiri. Apa tidak hancur kehidupan beragama ketika daerah mayoritas selalu menekan kelompok minoritas. Sudah saatnya Bupati ini disegel juga dari jabatan dan statusnya. |
Wah wah wah.... Selasa, 09 Februari 2010, 15:20:14 WIB Komentator: abdul aziz | Maaf, khusus berita ini RM tidak berimbang. Cuma lihat satu sisi.
Wah wah wah
Semoga ada jalar keluar terbaik !! |
Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.
|
|
|
|
|
|