NEW EDITION | HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Sabtu, 31/07/10, 21:31
AKSI PONG
Masuk G-20, Tapi Masih Ada yang Makan Nasi Aking
Sabtu, 31/07/10, 19:46
Patrialis Ogah Kirim Hasil Kerja PPATK ke Lumpur
Sabtu, 31/07/10, 19:35
Yusril Tak Mau Jadi Korban Peradilan Sesat
Sabtu, 31/07/10, 19:24
BOM TABUNG GAS
Menteri Sosial Baru Bisa Bantu 10 Orang
Sabtu, 31/07/10, 19:23
AKSI PONG
Tetangga DPR Juga Korban Ketidakadilan
Menurut Anda, bagaimana proses pemilihan Gubernur BI Darmin Nasution sejak dari uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI sampai pada Rapat Paripurna DPR?
Elegan
Tidak elegan
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu
  Edward Aritonang, Kalau Kasusnya Belum Tuntas, Kami Minta Maaf
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Hungaria Apresiasi Kerjasama di Bidang Sastra
  Wapres Boediono Masukkan ke Hati Berita Rakyat Merdeka
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

SOEHARTO-AKBAR TANJUNG
Ruhut dan Agus Keseleo Lidah, Bukti Demokrat Gagal

Selasa, 09 Februari 2010, 12:54:52 WIB

Laporan: Zul Hidayat Siregar

Jakarta, RMOL. Direktur The Political Literacy Institute Gun Gun Heryanto menilai keseleo lidah dua politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul dan Agus Hermanto saat rapat Pansus kemarin (Senin, 8/2) menunjukkan partai pendukung SBY ini tak dapat mengoptimalkan sumber daya politik yang dimiliki sebagai partai pemenang.

"Demokrat tidak cukup memiliki mekanisme internal yang mensinergikan artikulasi politik mereka di luar partai. Sehingga menunjukkan "keluguan" dan bahkan "kenaifan" dari beberapa elit yang justru menjadi representasi mereka secara formal," kata Gun Gun kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 9/2).

Dia juga menyayangkan sikap elit Partai Demokrat yang kian menunjukkan gejala groupthink.

"Ini ditandai dengan semangat korps, sehingga gagal dalam mengembangkan alternatif-alternatif tindakan, termasuk soal wajah buruk dari perilaku dan model komunikasi Ruhut," kata Gun Gun.

Sebagaimana diberitakan, saat rapat Pansus, Ruhut Sitompul mengatakan Ketua Dewan Pembina Demokrat, Soeharto, harusnya Dewan Pembina Golkar. Sedangkan Agus Hermanto menyebut anggota Pansus Centurygate Akbar Faizal dengan Akbar Tanjung. [zul]



Baca juga:


Ada 4 komentar tentang berita ini :

MAJU TAK GENTAR
Selasa, 09 Februari 2010, 15:29:50 WIB
Komentator: machmud
Maju tak gentar,
membela yang benar.

Maju tak gentar,
skandal Bank Century - wajib dibongkar.

Maju tak gentar,
Koalisi partai, bukan untuk menyembunyikan kebenaran.

Maju tak gentar, bongkar skandal bank century sampai ke akar.

Maju tak gentar,
selamat berjuang PANSUS ANGKET BANK CENTURY.

Sebagian besar 'buruk-perilaku' koq bung.....
Selasa, 09 Februari 2010, 14:41:57 WIB
Komentator: koko
Jadi hampir sebagian besar anggota pansus dari manapun partainya, masyarakat sudah menilai 'buruk-rupa' dalam perilakunya dan sudah nyata-buktinya saat-saat di sidang pansus century.

Sinetron 'pansus-century' telah menunjukkan bukti kepada masyarakat bahwa itulah kwalitas-buruk para anggota DPR di negeri ini.

Jadi sesama 'buruk-rupa' tidak usah saling menghujat-lah bung.

JELAS SUDAH
Selasa, 09 Februari 2010, 14:00:09 WIB
Komentator: abdul aziz
DEMOKRAT = GOLKAR
SBY = SUHARTO
JADI SEMUA ORBA ????

keseleo lidah
Selasa, 09 Februari 2010, 13:30:53 WIB
Komentator: budimcb
Hal yang biasa bila keseleo lidah itu terjadi, nahhh terjadinya karena ketidak konsentrasian atau ketidak nyimakan.... otak dan mulut tidak sinkron.... mungkin di otaknya dan bawah sadarnya sangat TERKESIMA OLEH PERAN PENTING SUHARTO & AKBAR TANJUNG.... sisi lainnya ingin kasih komentar namun hanya buat PEMANIS DIBIBIR saja dan tiada makna....
qiqiqiqi

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Tujuh Bulan, KPK Cuma Sidik 21 Kasus Korupsi
Konfik Antarumat Agama Semakin Meningkat