HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Sabtu, 31/07/10, 21:31
AKSI PONG
Masuk G-20, Tapi Masih Ada yang Makan Nasi Aking
Sabtu, 31/07/10, 19:46
Patrialis Ogah Kirim Hasil Kerja PPATK ke Lumpur
Sabtu, 31/07/10, 19:35
Yusril Tak Mau Jadi Korban Peradilan Sesat
Sabtu, 31/07/10, 19:24
BOM TABUNG GAS
Menteri Sosial Baru Bisa Bantu 10 Orang
Sabtu, 31/07/10, 19:23
AKSI PONG
Tetangga DPR Juga Korban Ketidakadilan
Menurut Anda, bagaimana proses pemilihan Gubernur BI Darmin Nasution sejak dari uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI sampai pada Rapat Paripurna DPR?
Elegan
Tidak elegan
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu
  Edward Aritonang, Kalau Kasusnya Belum Tuntas, Kami Minta Maaf
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Hungaria Apresiasi Kerjasama di Bidang Sastra
  Wapres Boediono Masukkan ke Hati Berita Rakyat Merdeka
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

PIALA DUNIA 2010
Capello: Terry Masih Vital

Senin, 08 Februari 2010, 23:02:29 WIB

Laporan: Octa Kusuma Nugraha

Jakarta, RMOL. Banyak isu yang mempertanyakan apakah John Terry tetap menghuni skuad The Three Lions, mengingat minggu kemarin pelatih Inggris, Fabio Capello mencopot jabatan kapten timnas yang dimiliki Terry.

Tatkala mengikuti babak undian kualifikasi Euro 2012 di Warsawa, yang mempertemukan Inggris, Wales, Swiss, Bulgaria dan Montenegro dalam satu grup, Capello kembali mengemukakan pentingnya peran Terry di timnas pada Piala Dunia Juni nanti.

“John Terry masih menjadi pemain penting bagi Inggris. Dia masih menjadi salah satu pemain terpenting Inggris saat ini,” ujar Capello dilansir dari Skysport.

Bek Chelsea tersebut dicopot dari jabatan kapten Inggris minggu lalu setelah terkuaknya skandal dengan Vanessa Perroncel, mantan kekasih Wayne Bridge, rekan Terry di timnas.
[oct]



Baca juga:


Tidak ada komentar tentang berita ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Tujuh Bulan, KPK Cuma Sidik 21 Kasus Korupsi
Konfik Antarumat Agama Semakin Meningkat