|
 |
|
|
 |
|
Sabtu, 31/07/10, 21:31 AKSI PONG Masuk G-20, Tapi Masih Ada yang Makan Nasi Aking |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:46 Patrialis Ogah Kirim Hasil Kerja PPATK ke Lumpur |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:35 Yusril Tak Mau Jadi Korban Peradilan Sesat |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:24 BOM TABUNG GAS Menteri Sosial Baru Bisa Bantu 10 Orang |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:23 AKSI PONG Tetangga DPR Juga Korban Ketidakadilan |
|
 |
|
|
|
|
|
LIGA ITALIA 3-4-1-2 Juventus Belum Meyakinkan
Senin, 08 Februari 2010, 21:31:09 WIB
Laporan: Octa Kusuma Nugraha
 |
| LOGO JUVENTUS/IST |
|
Jakarta, RMOL. Pada laga hari Sabtu (6/2) di kandang Livorno, Stadion Armando Picchi, pelatih baru Juventus, Alberto Zaccheroni menerapkan formasi andalan 3-4-1-2 dan hasilnya, Juve nyaris kalah.
Turun dengan tiga pemain bek tengah Fabio Cannavaro, Giorgio Chiellini dan Nicola Legrottaglie, skuad asuhan Zaccheroni memulai pertandingan dengan gugup.
Keputusan memainkan Fabio Grosso, Martin Caceres dan Felipe Melo sebagai gelandang tengah pun terbukti tidak efektif menopang otak serangan Juventus, Diego Ribas, yang membuat duet Juventus, Amauri dan Del Piero malah sibuk menjemput bola sampai ke tengah lapangan.
Hampir sepanjang pertandingan babak pertama Juventus malah mencari bentuk permainan, hal inilah yang dimanfaatkan dengan baik oleh Antonio Fillippini, melalui sundulan kepala pada menit ke 26 berhasil menaklukkan Gianluigi Buffon.
Namun dewi fortuna nampaknya masih berpihak pada kubu I Bianconeri setelah tendangan bebas Diego berhasil disundul Legrottaglie di penghujung babak pertama.
Babak kedua berjalan Juventus mencoba menggedor pertahanan Livorno, namun usaha Del Piero cs selalu gagal karena tidak adanya kreasi serangan.
Bahkan Felipe Melo harus diusir keluar akibat kartu kuning keduanya setelah melanggar Brighi di menit 83.
Dengan hasil seri ini praktis Juventus semakin menjauh dari zona Liga Champions, turun ke posisi tujuh klasemen sementara dengan nilai 35 dari 23 pertandingan.
Sementara bagi Livorno, untuk sementara mereka berhasil keluar dari zona degradasi dengan mengumpulkan nilai 23 dari 23 pertandingan selisih satu angka dari peringkat 18 Lazio.
Pelatih Alberto Zaccheroni nampaknya masih harus bersabar dan mencari solusi tepat guna meraih kemenangan pertamanya bersama Juventus.
[oct]Baca juga: Tidak ada komentar tentang berita ini.
Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.
|
|
|
|
|
|