HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Jumat, 12/03/10, 20:47
GEGER PAMULANG
Warga Gang Asem Diresahkan Helikopter Polisi
Jumat, 12/03/10, 19:16
JK: Masyarakat Butuh Kearifan SBY
Jumat, 12/03/10, 18:58
Andi Rahmat: Ongkos Politik Menyatakan Pendapat Sangat Mahal
Jumat, 12/03/10, 18:56
JK: Sri Mulyani Harus Tahu Diri, DPR Mesti Pahami Rakyat
Jumat, 12/03/10, 18:45
Keluarkan Pernyataan Menyinggung, Polda Lampung Diprotes Kontras
Setelah Pansus Centurygate menyelesaikan tugasnya, siapa yang harus angkat kaki?
Presiden SBY
Wapres Boediono
Menkeu Sri Mulyani
Pihak lain
Tidak tahu
  Polling Yang Lalu
  Chairuman Harahap, Merasa Tidak Bersalah, Padahal Lakukan Kesalahan
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Sambut Perbankan Syariah di Rusia, BMI Mulai Berikan Pelatihan
  Dukung Anti Korupsi, Rakyat Merdeka Online Hitamkan Diri

Boni Sebutkan Contoh Kediktatoran SBY
Senin, 08 Februari 2010, 21:14:05 WIB

Laporan: Ari Purwanto

BONI HARGENS/IST
Jakarta, RMOL. Pemberian gelar pada Presiden SBY sebagai soft dictator dikarenakan banyak hal. Ruhut Sitompul dinilai tak paham masalah kenapa pengamat politik Boni Hargens berinisiatif memberi gelar itu pada SBY.

Menurut Boni, banyak hal yang mencontohkan SBY seperti diktator, seperti penangkapan mantan Menko Ekonomi Rizal Ramli, keterlibatan dalam kasus Century, dan pasang badan SBY dalam kasus Bibit-Chandra.

"Itu kan mencontohkan bahwa dia seorang diktator yang dengan kekuasaan yang dimiliki menangkap seseorang atau menghentikan sebuah kasus," kata Boni Hargens saat dihubungi malam ini (Senin, 8/2).

Sebelumnya Ruhut juga mengatakan bahwa Boni Hargens tidak patut dipercaya karena terbukti pernah dipecat dari acara Republik Mimpi yang disiarkan TV One.

"Sebenarnya dalam acara Republik Mimpi itu bukan karena saya di PHK, tapi karena TV One sendiri yang memang tidak menganjurkan program tersebut," katanya. [ald]



Baca juga:


Tidak ada komentar tentang berita ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Carrefour Bukan Pesaing Pasar Tradisional
Bazar Rakyat Carrefour, Sinergi Pemerintah dan Swasta
Untuk Kembangkan UKM, Carrefour Membuat Bazar Rakyat
Kantornya Jokir Kesandung Kasus Proyek Perkotaan
Raja Melayu Mana yang Kini Sebanding dengan Raja Eropah

Setneg Harus Jadi Contoh Lakukan Reformasi Birokrasi