HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Sabtu, 31/07/10, 21:31
AKSI PONG
Masuk G-20, Tapi Masih Ada yang Makan Nasi Aking
Sabtu, 31/07/10, 19:46
Patrialis Ogah Kirim Hasil Kerja PPATK ke Lumpur
Sabtu, 31/07/10, 19:35
Yusril Tak Mau Jadi Korban Peradilan Sesat
Sabtu, 31/07/10, 19:24
BOM TABUNG GAS
Menteri Sosial Baru Bisa Bantu 10 Orang
Sabtu, 31/07/10, 19:23
AKSI PONG
Tetangga DPR Juga Korban Ketidakadilan
Menurut Anda, bagaimana proses pemilihan Gubernur BI Darmin Nasution sejak dari uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI sampai pada Rapat Paripurna DPR?
Elegan
Tidak elegan
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu
  Edward Aritonang, Kalau Kasusnya Belum Tuntas, Kami Minta Maaf
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Hungaria Apresiasi Kerjasama di Bidang Sastra
  Wapres Boediono Masukkan ke Hati Berita Rakyat Merdeka
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

LIGA SPANYOL
Barcelona Tetap Luar Biasa Walau 9 Pemain

Senin, 08 Februari 2010, 20:11:47 WIB

Laporan: Octa Kusuma Nugraha

Jakarta, RMOL. Tidak diragukan lagi, skuad asuhan Josep “Pep” Guardiola ini memang tampil luar biasa saat laga kontra Getafe pada Sabtu (6/2), yang berakhir 2-1.

Laga baru berjalan tujuh menit ketika pencetak gol terbanyak Barca musim ini, Lionel Messi berhasil membuat publik Nou Camp bergemuruh.

Publik Nou Camp patut bersyukur atas gol cepat Messi tersebut karena pada menit ke 24 mimpi buruk Barca dimulai, pelanggaran keras yang dilakukan Gerard Pique terhadap Rafa Lopez dihadiahi kartu merah oleh wasit Teixeira Vitienes.

Alih-alih bermain bertahan El Barca malah menambah keunggulannya berkat gol Xavi Hernandez pada menit 67.

Kepincangan Barca tidak dapat dimaksimalkan Getafe, padahal pada pertandingan malam itu pasukan Pep Guardiola tidak diperkuat dua pemain bertahan andalannya, bek sayap Daniel Alves dan palang pintu Spanyol Carles Puyol.

Bahkan pada menit akhir pertandingan Barca kembali menelan pil pahit, bermain dengan sembilan orang ketika bek Rafael Marquez melanggar Kapo Blanco.

Getafe memang dapat mencetak gol pada menit ke 93 berkat eksekusi penalti Soldado, namun gol tersebut tidak cukup membuat Getafe mencuri satu poin.

Pelatih Getafe, Michel tentu sangat kecewa pada anak asuhnya, mengingat mereka mempunyai pemain lebih banyak dari Barcelona selama lebih dari satu jam.

Bagi Barcelona sendiri kemenangan ini punya dua makna penting. Selain memantapkan posisinya di puncak klasemen La Liga, hasil ini juga menepis kabar yang dihembuskan rival mereka, Real Madrid, bahwa selama ini Barca selalu dibantu wasit.
[oct]



Baca juga:


Tidak ada komentar tentang berita ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Tujuh Bulan, KPK Cuma Sidik 21 Kasus Korupsi
Konfik Antarumat Agama Semakin Meningkat