HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Kamis, 11/03/10, 17:26
KOALISI SBY PECAH
Pilih Opsi A, Ketua Umum PPP Ditinggalkan?
Kamis, 11/03/10, 17:26
Menko Kesra Tidak Yakin Ada Boikot Terhadap Sri Mulyani
Kamis, 11/03/10, 17:10
KOALISI SBY PECAH
Menteri Agama Kurusan, Takut Direshuffle?
Kamis, 11/03/10, 17:08
CENTURYGATE
Bantah Hasil DPR, Boni Hargen Samakan SBY dengan Bonek
Kamis, 11/03/10, 17:02
TNI-Polri Gelar Latihan Gabungan, Untuk Obama?
Setelah Pansus Centurygate menyelesaikan tugasnya, siapa yang harus angkat kaki?
Presiden SBY
Wapres Boediono
Menkeu Sri Mulyani
Pihak lain
Tidak tahu
  Polling Yang Lalu
  Syarief Hasan, Jabatan Harus Diprioritaskan Daripada Urusan Politik
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Sambut Perbankan Syariah di Rusia, BMI Mulai Berikan Pelatihan
  Dukung Anti Korupsi, Rakyat Merdeka Online Hitamkan Diri

Soal Diktator, Ruhut Bantah Boni
Senin, 08 Februari 2010, 19:33:52 WIB

Laporan: Ari Purwanto

RUHUT SITOMPUL/IST
Jakarta, RMOL. SBY dinilai menerapkan politik kejahatan yang biasanya dipakai oleh para diktator. Ia pun disebut pengamat politik Boni Hargens sebagai soft dictator karena menggunakan berbagai perangkat hukum untuk membungkam lawan-lawan politiknya. Ruhut Sitompul tidak terima.

"Kalau kalian masih percaya omongan Boni Hargens, berarti kalian tidak mengetahui siapa Boni Hargens. Dia kan orang gagal. Di Republik Mimpi,dia di PHK. Jangan bandingkan orang yang gagal mengurusi republik mimpi, dengan Presiden SBY yang menangani negara sebesar Indonesia," beber politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu, Senin malam (8/2).

Ruhut merasa ucapan Boni tidak perlu ditanggapi. Lagipula, di negara manapun di dunia ini, lanjut Ruhut, tidak ada diktator yang soft.

"Dimana-mana dikatator itu keras dan kejam. Hanya SBY yang tahan selama dua bulan sebagai Presiden fotonya dibakar lalu dipasang di pantat kerbau. Kalau itu terjadi di jaman Gus Dur, Mega apalagi Soeharto, pasti sudah ditangkap," jelasnya.
[ald]



Baca juga:


Tidak ada komentar tentang berita ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Carrefour Bukan Pesaing Pasar Tradisional
Bazar Rakyat Carrefour, Sinergi Pemerintah dan Swasta
Untuk Kembangkan UKM, Carrefour Membuat Bazar Rakyat
Mabes Polri Belum Sidik Kasus Politisi Misbakhun
Raja Melayu Mana yang Kini Sebanding dengan Raja Eropah

Teroris Sukses Diberantas, Penegakan Hukum Kandas