|
 |
|
|
 |
|
Sabtu, 13/03/10, 00:46 PIALA DUNIA 2010 Albiceleste Ngebet Jinakkan Macan Asia |
|
Sabtu, 13/03/10, 00:18 PIALA DUNIA 2010 Kerlap-kerlip Bintang Di Stadion Soccer City |
|
Sabtu, 13/03/10, 00:02 Audit Korupsi BP Migas Kenapa Belum Keluar? |
|
Sabtu, 13/03/10, 00:00 Apa Mungkin Mega Takluk Rayuan Ketiga Taufik Kiemas |
|
Jumat, 12/03/10, 21:55 Gedung Putih: Obama Tunda Datang ke Indonesia! |
|
.jpg) |
|
|
|
|
|
SBY Diminta Waspadai Orang Dalam
Senin, 08 Februari 2010, 19:19:56 WIB
Laporan: Firardi RozyJakarta, RMOL. Presiden SBY harus mengantisipasi suara-suara tuntutan dari dalam Partai Demokrat agar tidak ditelan bulat-bulat dan menjadi salah satu faktor yang menjerumuskan dirinya kepada kesulitan besar.
Hal itu dikatakan Ketua Umum Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (P3I) Daniel Hutapea kepada Rakyat Merdeka Online, Senin (8/2). Pendapat itu dikatakan Daniel menanggapi usulan dari Sekjen Partai Demokrat Amir Syamsuddin ke SBY untuk membongkar pasang kabinet.
“Justru, yang membunuh kita adalah orang-orang terdekat kita sendiri. Orang-orang terdekatlah yang bisa menghancurkan SBY. SBY harus antisipasi dari dalam, jangan terlalu ditelan bulat-bulat,” jelas Daniel.
Daniel yakin, bila reshuffle dipaksakan maka dampaknya akan amat buruk bagi pemerintah. Daniel menyarankan reshuffle dilakukan berdasarkan penilaian kinerja bukan pertimbangan politik semata.
“Kalau melihat dari persoalan kinerja, ada beberapa yang perlu dipertimbangkan, sebagai Ketum P3I saya bicara pengangguran. Kalau bicara kinerja, yang dikerjakan para menteri hanya slogan dan tanpa konsep. Mengenai pengentasan pengangguran sendiri belum optimal,” ujar salah satu Presidium Forum Persatuan Nasional ini, salah satu organisasi pendukung SBY. [ald]Baca juga: Tidak ada komentar tentang berita ini.
Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.
|
|
|
|
|
|