NEW EDITION | HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Sabtu, 31/07/10, 21:31
AKSI PONG
Masuk G-20, Tapi Masih Ada yang Makan Nasi Aking
Sabtu, 31/07/10, 19:46
Patrialis Ogah Kirim Hasil Kerja PPATK ke Lumpur
Sabtu, 31/07/10, 19:35
Yusril Tak Mau Jadi Korban Peradilan Sesat
Sabtu, 31/07/10, 19:24
BOM TABUNG GAS
Menteri Sosial Baru Bisa Bantu 10 Orang
Sabtu, 31/07/10, 19:23
AKSI PONG
Tetangga DPR Juga Korban Ketidakadilan
Menurut Anda, bagaimana proses pemilihan Gubernur BI Darmin Nasution sejak dari uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI sampai pada Rapat Paripurna DPR?
Elegan
Tidak elegan
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu
  Edward Aritonang, Kalau Kasusnya Belum Tuntas, Kami Minta Maaf
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Hungaria Apresiasi Kerjasama di Bidang Sastra
  Wapres Boediono Masukkan ke Hati Berita Rakyat Merdeka
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

CENTURYGATE
Tak Ada Tindak Pidana Korupsi, KPK Terlalu Prematur

Senin, 08 Februari 2010, 14:04:44 WIB

Laporan: Widya Victoria

AHMAD YANI/IST
Jakarta, RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menemukan adanya tindak pidana korupsi dalam skandal Bank Century.

Anggota Pansus Angket Century Ahmad Yani mengungkapkan ketidaksetujuannya atas temuan KPK tersebut.

"KPK terlalu prematur, terlalu menutup diri dan mengatakan tidak ada (korupsi). Karena proses merger itu jelas ada proses lunak G to G," kata kata Ahmad Yani kepada wartawan di Gedung DPR siang ini (Senin, 8/2).

Ahmad Yani menyebut tindakan pidana tersebut dengan istilah tindak pidana berlanjut.

"Karena tidak akan terjadi bailout, kalau dari awal prosesnya benar," tandasnya. [zul]



Baca juga:


Ada 2 komentar tentang berita ini :

KPK dan MK merupakan lembaga kredible.....
Senin, 08 Februari 2010, 15:25:36 WIB
Komentator: jocky
Selama ini masyarakat telah menilai lembaga-lembaga yang masih kredible dimata publik di negeri ini adalah MK dan KPK.

Jadi jika ada pernyataan-pernyataan yang munculnya dari kedua lembaga ini bisa dipastikan kebenarannya dibanding lembaga lain.

Selama ini prifesionalisme kerja MK dan KPK tidak diragukan lagi.

Makanya banyak para koruptor telah berupaya keras bersatu-padu mengkriminilisasikan Lembaga KPK dengan cara-cara apapun dan cilakanya pemerintah-lah yang kena tuduhan mengkriminalkan KPK. Makanya pemerintah dg niat hati yang tulus memebentuk Team 8 untuk mengusut kriminalisasi KPK, sehingga terbuka secara transparan.

Masyarakat telah mendapatkan fakta-fakta obyektif, siapakah sebenarnya para pihak dan para parpol yang berada dibalik kriminalisasi semuanya ini.

Marilah kita monitor terus sampai dimana episode-episode selanjutnya agar rakyat bisa menilai mana yang bersih-hati dan mana yang buruk-rupa.

Tak ada ...
Senin, 08 Februari 2010, 14:35:29 WIB
Komentator: tony_su
Wahhhh bener juga kata si embah..... ada politik balas jasa neh atas pembebasan pimpinan KPK kemarin... huuuuuuuuuuuu (bener juga tuch usul BUBARIN KPK)

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Tujuh Bulan, KPK Cuma Sidik 21 Kasus Korupsi
Konfik Antarumat Agama Semakin Meningkat