NEW EDITION | HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Sabtu, 31/07/10, 21:31
AKSI PONG
Masuk G-20, Tapi Masih Ada yang Makan Nasi Aking
Sabtu, 31/07/10, 19:46
Patrialis Ogah Kirim Hasil Kerja PPATK ke Lumpur
Sabtu, 31/07/10, 19:35
Yusril Tak Mau Jadi Korban Peradilan Sesat
Sabtu, 31/07/10, 19:24
BOM TABUNG GAS
Menteri Sosial Baru Bisa Bantu 10 Orang
Sabtu, 31/07/10, 19:23
AKSI PONG
Tetangga DPR Juga Korban Ketidakadilan
Menurut Anda, bagaimana proses pemilihan Gubernur BI Darmin Nasution sejak dari uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI sampai pada Rapat Paripurna DPR?
Elegan
Tidak elegan
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu
  Edward Aritonang, Kalau Kasusnya Belum Tuntas, Kami Minta Maaf
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Hungaria Apresiasi Kerjasama di Bidang Sastra
  Wapres Boediono Masukkan ke Hati Berita Rakyat Merdeka
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

LIGA PREMIER
Ban Kapten John Terry Dicopot

Sabtu, 06 Februari 2010, 05:46:28 WIB

Laporan: Octa Kusuma Nugraha

Jakarta, RMOL. Bintang Manchester United, Rio Ferdinand dipastikan memakai ban kapten timnas Inggris setelah Fabio Capello mencopotnya dari lengan John Terry.

Sementara Steven Gerrard menjadi wakil-kapten Inggris pada Piala Dunia 2010 Afrika Selatan nanti.

Ferdinand, yang memulai debutnya di timnas Inggris pada 1997 telah membela Inggris di dua kejuaraan Piala Dunia, 2002 dan 2006.

Hanya butuh waktu 12 menit bagi pelatih timnas Inggris, Fabio Capello bertatap muka dengan Terry di Wewbley, sebelum akhirnya mengambil keputusan tersebut.

Bek Chelsea itu berkomentar pendek “saya menghormati keputusan Fabio Capello, dan akan terus memberikan segalanya bagi Inggris.”

Sementara Capello berkomentar “setelah melalui banyak perbincangan, saya membuat keputusan yang terbaik dengan mencopot Terry dari jabatan kapten.”

“Semua yang terbaik bagi tim Inggrislah yang menginspirasi pilihan saya,’ tambahnya pada dailymail.co.uk. 



[oct]



Baca juga:


Tidak ada komentar tentang berita ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Tujuh Bulan, KPK Cuma Sidik 21 Kasus Korupsi
Konfik Antarumat Agama Semakin Meningkat