HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Jumat, 30/07/10, 19:03
POLISI TABRAK LARI
Mabes Polri: Tabrak Lari karena Panik
Jumat, 30/07/10, 18:50
BOM TABUNG GAS
JK: Jangan Salahkan Konversinya
Jumat, 30/07/10, 18:26
Demokrat: Ibas Bolos karena Tugas Partai
Jumat, 30/07/10, 18:22
REKENING GENDUT POLRI
Polri Tantang Denny Indrayana
Jumat, 30/07/10, 18:14
Tak Diakomodir Badrul Kamal, Arus Bawah Demokrat Hengkang ke Kubu Yuyun
Menurut Anda, bagaimana proses pemilihan Gubernur BI Darmin Nasution sejak dari uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI sampai pada Rapat Paripurna DPR?
Elegan
Tidak elegan
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu
  Jusuf Kalla, Ogah Terjun Ke Politik Pemilu 2014 Lebih Penting Mengurusi Sosial
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Festival Indonesia 2010 Digelar Di Kota Plzen, Ceko
  Wapres Boediono Masukkan ke Hati Berita Rakyat Merdeka
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

Walau Kena Tembak, Kawanan Rampok Itu Tetap Kabur
Jumat, 05 Februari 2010, 18:56:10 WIB

Laporan: Sopyan Munawar

Jakarta, RMOL. Jajaran Polsek Ciawi Tasikmalaya masih melakukan pengejaran terhadap kawanan rampok. Ya, kawanan rampok meninggalkan begitu saja mobil jenis Carry di pinggir jalan.  Sebelumnya, kawanan tersebut dikejar menggunakan mobil Patroli polisi. Tapi berhasil kabur meski tembakan senjata api telah diarahkan dan diletuskan.

Ceritanya berawal kala polisi yang tengah jaga di Mapolsek Ciawi mendapat telepon, dinihari kemarin. Jam menunjuk pukul 02.30 WIB. Di ujung telepon menyebutkan, di depan rumahnya ada rampok yang tengah membongkar teralis.

Adalah Adang (43), warga Pasirhuni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, yang menelepon. Kala itu dirinya mendengar suara yang mencurigakan di depan toko miliknya. Adang naik ke lantai dua. Dia mengintip. Ternyata beberapa orang yang tidak dikenalnya turun dari mobil jenis Carry yang selanjutnya memotong teralis besi tempat dia menyimpan tabung gas ukuran 3 kilogram. Yakin mereka rampok, Adang menelepon Polsek Ciawi Tasikmalaya.

Polisi sigap. Dua orang anggota Polsek Ciawi meluncur menggunakan mobil Patroli. Di sana polisi melihat ada sebuah mobil jenis Carry terparkir dan beberapa orang sedang berusaha menggunting teralis. Sayang kedatangan polisi diketahui. Mereka berhamburan melarikan diri. Dan meninggalkan mobilnya.

Polisi mengejar. Tembakan pringatan tidak diindahkan. Tembakan yang mengarah pada pelaku dilakukan. Dor! Dor! Kawanan ini terus saja berlari. Masuk ke pematang sawah. Dan menghilang ditelan kegelapan.

Polisi teringat akan mobil milik kawanan rampok yang terparkir. Ternyata mobil tengah dirusak massa. Jika tidak dicegah polisi, mobil dipastikan dibakar massa.

Kapolsek Ciawi AKP Dies Ratmoko menjelaskan, dari hasil identifikasi pihaknya berhasil menemukan barang bukti berupa 1 unit mobil jenis Carry Nopol D 1455 TE atas nama Nurdin Siteupu warga Leuwigajah, Cimahi, Bandung, 1 gunting potong yang digunakan memotong teralis, obeng dan kunci leter T.

Selain itu, pihaknya juga berhasil menemukan ceceran darah disepanjang jalan dan jaket serta baju yang penuh dengan darah sekitar 800 meter dari TKP. Ceceran darah itu diduga berasal dari tembakan polisi dan mengenai kaki pelaku.

Dikatakan Dies, identitas pelaku telah diketahui. Mereka memang kawanan rampok spesialis pembobol rumah-toko (Ruko). Seminggu terakhir kawanan yang diotaki Nurdin ini membobol Ruko di Cicalengka.

Hasil penyelidikan polisi, Nurdin sudah satu minggu tidak pulang ke rumah. Malah dia juga masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Jabar karena tersangkut kasus yang sama. [fik]



Baca juga:


Tidak ada komentar tentang berita ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Sekjen Kemenkumham Diperiksa Pekan Depan
Digaji Puluhan Juta, DPR Masih Suka Bolos Sidang