HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Jumat, 30/07/10, 18:50
BOM TABUNG GAS
JK: Jangan Salahkan Konversinya
Jumat, 30/07/10, 18:26
Demokrat: Ibas Bolos karena Tugas Partai
Jumat, 30/07/10, 18:22
REKENING GENDUT POLRI
Polri Tantang Denny Indrayana
Jumat, 30/07/10, 18:14
Tak Diakomodir Badrul Kamal, Arus Bawah Demokrat Hengkang ke Kubu Yuyun
Jumat, 30/07/10, 18:13
Ada Alasan Tepat Meminta SBY Insaf Sebelum Terlambat
Menurut Anda, bagaimana proses pemilihan Gubernur BI Darmin Nasution sejak dari uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI sampai pada Rapat Paripurna DPR?
Elegan
Tidak elegan
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu
  Jusuf Kalla, Ogah Terjun Ke Politik Pemilu 2014 Lebih Penting Mengurusi Sosial
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Festival Indonesia 2010 Digelar Di Kota Plzen, Ceko
  Wapres Boediono Masukkan ke Hati Berita Rakyat Merdeka
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

DEMO KEBO
Aksi Kerbau Tidak Berkualitas

Jumat, 05 Februari 2010, 12:27:05 WIB

Laporan: Widya Victoria

Jakarta, RMOL. Aksi kerbau yang dilakukan oleh Akitivis Pemuda Cinta Tanah Air Joseph Rizal disayangkan oleh Guru Besar Fisip UI Bachtiar Ali.

"Saya sayang saja dengan kerbau. Sekarang Anda bayangkan, kerbau dari kampung yang dipakai membajak sawah tiba-tiba dibawa ke kota. Bagaimana bingungnya itu kerbau dibawa demonstran ke kota," ujar pakar komunikasi politik ini dalam dialog interaktif dengan tema "Krisis Kepemimpinan Nasional dan Maraknya Kelompok Kepentingan" di gedung DPD RI Jakarta (Jumat, 5/2).

Bachtiar lantas menambahkan, yang lebih menyedihkan lagi ketika tubuh kerbau itu dipilok.

"Itu bersihnya susah. Ketika kita bicara soal HAM, tiba-tiba kita melupakan Hak Asasi Binatang (HAB)," ujar deklarator ormas Nasional Demokrat ini sambil bergurau.
 
Dari gurauannya itu, Bachtiar tampak ingin menyampaikan bahwa para demonstran harus mendisiplinkan diri dalam berdemo dengan cara-cara yang lebih baik.

"Tapi bukan berati saya katakan demo itu salah. Demo adalah salah satu instrumen dalam demokrasi. Yang harus ditekankan adalah kualitas demo perlu diperbaiki," jelasnya. [fik]



Baca juga:


Ada 4 komentar tentang berita ini :

cat pilox???
Jumat, 05 Februari 2010, 21:55:39 WIB
Komentator: budimcb
pasti ini yang ngomong belum tahu sifat piox dan sifat jaringan kulit PERKERBAUAN... kalau cat pilox di tembok membersihkannya selain ditutup ulang juga dikerok, sedangkan pilox di tubuh kerbau yaaa kulit ari kerbau sendirilah yang akan melepaskan cat pilox itu.... dan selama kerbau itu masih hidup tentunya... jadi kenapa bingung.... takutnya yang ngomong seperti doktor padi yang gak tahu sifat padi ajah niey... masya ada padi supertoy digembar gemborkan tanpa penelitian dulu yang mendalam??? dan terbukti gagal??? sama juga pilox dan kulit kerbau??? tahu gak sifat kulit ari kerbau???? gitu kok bikin pernyataan...
qiqiqiqi

Joseph Rizal lebih hebat dari pada Guru Besar FISIP UI
Jumat, 05 Februari 2010, 13:21:49 WIB
Komentator: aan so
Secara substantif dari perspektif demonya bung Rizal sampai ke tujuan.
makanya pesan yg terkandung menjadi bahasan oleh RI 1 ( disini Lah Kualitasnya). Salut buat bung Rizal kayaknya PaK Ahli Kompol dan Guber itu harus belajar dari bung Rizal komunikasi politik Hewan. hihihihihh kalo makan daging nya nggak sedih tapi kalo kebonya di cat sedih yah pak..hahahaha

Betul kata Bachtiar Ali, seharusnya jangan kerbau . . . !
Jumat, 05 Februari 2010, 13:20:41 WIB
Komentator: jhembut
Sebagai alat bantu dari demontrasi kemarin yang membawa-bawa KERBAU sebenarnya kok memang kurang PAS . . . !, namun yang lebih tepat sebenarnya harusnya yang dibawa itu adalah ANJING KAMPUNG . . . . !, betul nggak . . . . ?

SUARA DARI SURGA, 'BEGITU SAJA KOK NGELUH..'
Jumat, 05 Februari 2010, 12:43:46 WIB
Komentator: sugianto
SUARA DARI SURGA,
'BEGITU SAJA KOK NGELUH..'

SUARA DARI SURGA,
'BEGITU SAJA KOK NGELUH..'

SUARA DARI SURGA,
'BEGITU SAJA KOK NGELUH..'

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Sekjen Kemenkumham Diperiksa Pekan Depan
Digaji Puluhan Juta, DPR Masih Suka Bolos Sidang