HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Sabtu, 31/07/10, 21:31
AKSI PONG
Masuk G-20, Tapi Masih Ada yang Makan Nasi Aking
Sabtu, 31/07/10, 19:46
Patrialis Ogah Kirim Hasil Kerja PPATK ke Lumpur
Sabtu, 31/07/10, 19:35
Yusril Tak Mau Jadi Korban Peradilan Sesat
Sabtu, 31/07/10, 19:24
BOM TABUNG GAS
Menteri Sosial Baru Bisa Bantu 10 Orang
Sabtu, 31/07/10, 19:23
AKSI PONG
Tetangga DPR Juga Korban Ketidakadilan
Menurut Anda, bagaimana proses pemilihan Gubernur BI Darmin Nasution sejak dari uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI sampai pada Rapat Paripurna DPR?
Elegan
Tidak elegan
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu
  Edward Aritonang, Kalau Kasusnya Belum Tuntas, Kami Minta Maaf
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Hungaria Apresiasi Kerjasama di Bidang Sastra
  Wapres Boediono Masukkan ke Hati Berita Rakyat Merdeka
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

CENTURYGATE
Tunda Pemutaran Rekaman, Pansus-KPK Rapat Konsultasi

Kamis, 04 Februari 2010, 17:02:07 WIB

Laporan: Ari Purwanto

Jakarta, RMOL. Taat pada jadwal yang telah disusun, Pansus Angket Century menunda pemutaran rekaman rapat-rapat KSSK dalam pengambilan kebijakan bailout.

Saat ini Pansus memulai rapat konsultasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang telah diagendakan sebelumnya dan dimulai beberapa saat lalu.

Lima pimpinan KPK, Tumpak Hatorangan Pangabean, Bibit Samad Riyanto, Chandra M. Hamzah, M. Yasin, dan Haryono Umar, hadir memenuhi undangan Pansus.

Salah satu agenda rapat ini, Pansus melakukan koordinasi terkait surat tertanggal 15 Januari 2010 dari KPK yang meminta salinan rekaman pemeriksaan Pansus terhadap beberapa saksi.

"Selain itu juga, karena KPK telah melakukan juga proses penyelidikan terkait Century, bahkan terkait saksi-saksi yang belum sempat Pansus panggil, penting bagi kita untuk saling berkomunikasi," ujar Wakil Ketua Pansus Mahfud Siddiq. [ald]



Baca juga:


Tidak ada komentar tentang berita ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Tujuh Bulan, KPK Cuma Sidik 21 Kasus Korupsi
Konfik Antarumat Agama Semakin Meningkat