|
 |
|
|
 |
|
Sabtu, 31/07/10, 21:31 AKSI PONG Masuk G-20, Tapi Masih Ada yang Makan Nasi Aking |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:46 Patrialis Ogah Kirim Hasil Kerja PPATK ke Lumpur |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:35 Yusril Tak Mau Jadi Korban Peradilan Sesat |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:24 BOM TABUNG GAS Menteri Sosial Baru Bisa Bantu 10 Orang |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:23 AKSI PONG Tetangga DPR Juga Korban Ketidakadilan |
|
 |
|
|
|
|
|
Minimalisir Suap, Hipmi Ajak KPK
Kamis, 04 Februari 2010, 13:13:40 WIB
Laporan: Firardi RozyJakarta, RMOL. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menjalin kerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam upaya Hipmi memperkecil praktek tindak pidana korupsi di sektor wirausaha nasional.
“Kedatangan kami disini untuk mengundang Ketua KPK agar dapat memberikan masukan dalam pertemuan nasional Hipmi yang dilaksanakan minggu depan,” kata Ketua Departemen Pemberdayaan Daerah Hipmi, Arif Wibowo, kepada Rakyat Merdeka Online di gedung KPK, Jakarta, Kamis siang (3/1).
Hipmi meminta dukungan KPK untuk memberi penyuluhan agar para pengusaha nasional lebih waspada pada tindak pidana korupsi terutama para pengusaha yang membuka praktek wiraswasta di daerah-daerah yang merupakan ladang korupsi berbentuk suap.
“Kita ambil contoh saja. Untuk meminta perizinan biasanya para pengusaha selalu ingin mempercepat. Caranya dengan menyuap birokrasi, itu kan korupsi,” tandasnya. [ald]Baca juga: Tidak ada komentar tentang berita ini.
Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.
|
|
|
|
|
|