HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Minggu, 14/03/10, 01:37
PIALA DUNIA 2010
Skuad Dewa-dewi Di Ujung Tanduk
Minggu, 14/03/10, 01:25
PIALA DUNIA 2010
Duit Cekak? Di Tenda Aja
Minggu, 14/03/10, 01:18
Ayo, TPK Jangan Lemah Kejar Terus Adrian Kiki
Minggu, 14/03/10, 00:10
Dewan Gontok-gontokan, Tanda Masih Kekanak-kanakan
Sabtu, 13/03/10, 18:51
KOALISI SBY PECAH
Komunikasi Partai Harus Dibenahi
Setelah Pansus Centurygate menyelesaikan tugasnya, siapa yang harus angkat kaki?
Presiden SBY
Wapres Boediono
Menkeu Sri Mulyani
Pihak lain
Tidak tahu
  Polling Yang Lalu
  Susno Duadji, Bukan Teroris Saja Yang Bisa Jihad, Polisi Juga Bisa
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Sambut Perbankan Syariah di Rusia, BMI Mulai Berikan Pelatihan
  Dan Quwwatul Amani Siregar Pun Lahir

NASIONAL DEMOKRAT
Terpental, Surya Paloh Salin Rupa

Senin, 01 Februari 2010, 01:35:22 WIB

Laporan: Teguh Santosa

Jakarta, RMOL. Seperti yang ramai dibicarakan, mantan Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar, Surya Paloh, menyalin rupa.

Keputusan ini diambil setelah dia terpental dari Partai Golkar dan dikalahkan Aburizal Bakrie dalam Musyawarah Nasional bulan Oktober 2009 di Pakanbaru, Riau.

Bila tidak ada aral melintang, Surya Paloh akan akan mendeklarasikan kendaraan politik baru yang diberi nama Nasional Demokrat hari ini (Senin, 1/2), di Istora Senayan, Jakarta, pukul 15.00 hingga 18.00 WIB.

Di halaman Facebook yang didisain khusus untuk kelompok ini disebutkan bahwa National Demokrat adalah gerakan perubahan yang berikhtiar menggalang seluruh warga negara dari beragam lapisan dan golongan untuk merestorasi Indonesia.

Selain itu, Nasional Demokrat juga disebutkan tidak hanya bertumpu dan berpusat di Jakarta, melainkan merupakan gerakan perubahan yang titik-titik sumbunya terpencar di seluruh penjuru Indonesia.

Dengan visi “merestorasi Indonesia menuju kemerdekaan Indonesia yang utuh”, gerakan ini berupaya menata kembali demokrasi melalui partisipasi rakyat dari tingkat lokal hingga terbentuknya solidaritas nasional (melalui jalur partai politik dan non-partai politik), memantapkan reformasi birokrasi sebagai pelayan rakyat dan bukan alat kekuasaan, negara-bangsa dan negara konstitusional yang kuat.

Selain itu, gerakan ini juga bertekad menggerakkan ekonomi emansipatif dan partisipatif dengan memperluas lapangan kerja, meningkatkan kemampuan kewirausahaan dan akses permodalan khususnya di pertanian, pedesaan, dan maritim, dan sebagainya.

Budaya gotong-royong yang mulai punah pun menjadi salah satu program besar yang diusung gerakan ini. Ini berarti, merestorasi pendidikan karakter bangsa yang menjunjung tinggi pluralisme, kebebasan berekspresi, solidaritas sosial, penghargaan terhadap budaya lokal, juga membangun ilmu pengetahuan berbasis warisan budaya lokal, serta memajukan teknologi tepat guna dan memperhatikan kelestarian ekologi. [guh]



Baca juga:


Ada 1 komentar tentang berita ini :

ayo gabung nasdem
Kamis, 18 Februari 2010, 11:40:32 WIB
Komentator: jati
bagamana ya? caranya gabung dengan national demokrat!

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Carrefour Bukan Pesaing Pasar Tradisional
Bazar Rakyat Carrefour, Sinergi Pemerintah dan Swasta
Untuk Kembangkan UKM, Carrefour Membuat Bazar Rakyat
Ayo, TPK Jangan Lemah Kejar Terus Adrian Kiki
Raja Melayu Mana yang Kini Sebanding dengan Raja Eropah

Dewan Gontok-gontokan, Tanda Masih Kekanak-kanakan