|
 |
|
|
 |
|
Sabtu, 31/07/10, 21:31 AKSI PONG Masuk G-20, Tapi Masih Ada yang Makan Nasi Aking |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:46 Patrialis Ogah Kirim Hasil Kerja PPATK ke Lumpur |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:35 Yusril Tak Mau Jadi Korban Peradilan Sesat |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:24 BOM TABUNG GAS Menteri Sosial Baru Bisa Bantu 10 Orang |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:23 AKSI PONG Tetangga DPR Juga Korban Ketidakadilan |
|
 |
|
|
|
|
|
NASIONAL DEMOKRAT Terpental, Surya Paloh Salin Rupa
Senin, 01 Februari 2010, 01:35:22 WIB
Laporan: Teguh Santosa
 |
|
|
Jakarta, RMOL. Seperti yang ramai dibicarakan, mantan Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar, Surya Paloh, menyalin rupa.
Keputusan ini diambil setelah dia terpental dari Partai Golkar dan dikalahkan Aburizal Bakrie dalam Musyawarah Nasional bulan Oktober 2009 di Pakanbaru, Riau.
Bila tidak ada aral melintang, Surya Paloh akan akan mendeklarasikan kendaraan politik baru yang diberi nama Nasional Demokrat hari ini (Senin, 1/2), di Istora Senayan, Jakarta, pukul 15.00 hingga 18.00 WIB.
Di halaman Facebook yang didisain khusus untuk kelompok ini disebutkan bahwa National Demokrat adalah gerakan perubahan yang berikhtiar menggalang seluruh warga negara dari beragam lapisan dan golongan untuk merestorasi Indonesia.
Selain itu, Nasional Demokrat juga disebutkan tidak hanya bertumpu dan berpusat di Jakarta, melainkan merupakan gerakan perubahan yang titik-titik sumbunya terpencar di seluruh penjuru Indonesia.
Dengan visi “merestorasi Indonesia menuju kemerdekaan Indonesia yang utuh”, gerakan ini berupaya menata kembali demokrasi melalui partisipasi rakyat dari tingkat lokal hingga terbentuknya solidaritas nasional (melalui jalur partai politik dan non-partai politik), memantapkan reformasi birokrasi sebagai pelayan rakyat dan bukan alat kekuasaan, negara-bangsa dan negara konstitusional yang kuat.
Selain itu, gerakan ini juga bertekad menggerakkan ekonomi emansipatif dan partisipatif dengan memperluas lapangan kerja, meningkatkan kemampuan kewirausahaan dan akses permodalan khususnya di pertanian, pedesaan, dan maritim, dan sebagainya.
Budaya gotong-royong yang mulai punah pun menjadi salah satu program besar yang diusung gerakan ini. Ini berarti, merestorasi pendidikan karakter bangsa yang menjunjung tinggi pluralisme, kebebasan berekspresi, solidaritas sosial, penghargaan terhadap budaya lokal, juga membangun ilmu pengetahuan berbasis warisan budaya lokal, serta memajukan teknologi tepat guna dan memperhatikan kelestarian ekologi. [guh] Baca juga: Ada 1 komentar tentang berita ini :
ayo gabung nasdem Kamis, 18 Februari 2010, 11:40:32 WIB Komentator: jati | | bagamana ya? caranya gabung dengan national demokrat! |
Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.
|
|
|
|
|
|