NEW EDITION | HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Sabtu, 31/07/10, 21:31
AKSI PONG
Masuk G-20, Tapi Masih Ada yang Makan Nasi Aking
Sabtu, 31/07/10, 19:46
Patrialis Ogah Kirim Hasil Kerja PPATK ke Lumpur
Sabtu, 31/07/10, 19:35
Yusril Tak Mau Jadi Korban Peradilan Sesat
Sabtu, 31/07/10, 19:24
BOM TABUNG GAS
Menteri Sosial Baru Bisa Bantu 10 Orang
Sabtu, 31/07/10, 19:23
AKSI PONG
Tetangga DPR Juga Korban Ketidakadilan
Menurut Anda, bagaimana proses pemilihan Gubernur BI Darmin Nasution sejak dari uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI sampai pada Rapat Paripurna DPR?
Elegan
Tidak elegan
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu
  Edward Aritonang, Kalau Kasusnya Belum Tuntas, Kami Minta Maaf
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Hungaria Apresiasi Kerjasama di Bidang Sastra
  Wapres Boediono Masukkan ke Hati Berita Rakyat Merdeka
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

Idrus Tak Mau Jatuhkan Boediono atau Sri Mulyani
Jumat, 29 Januari 2010, 14:23:45 WIB

Laporan: Widya Victoria

Jakarta, RMOL. Ketua Pansus Angket Century Idrus Marham menganggap berlebihan kecurigaan beberapa pihak yang menuding Pansus menargetkan kejatuhan Boediono dan Sri Mulyani dari jabatan.

“Pansus ini dibentuk sebagai reaksi adanya dugaan pelanggaran. Sama sekali saya sebagai Ketua Pansus dan fungsionaris DPP Partai Golkar, tidak memiliki target per orang,” kata Idrus Marham saat ditemui di gedung DPR, Jakarta, Jumat (29/1).

Target Pansus ini, ditegaskan Idrus, adalah mengungkap masalah yang berangkat dari data dan fakta sebagai instrumen. Sejak awal, lanjutnya, Pansus sangat konsisten bahwa pemanggilan orang harus berdasarkan data dan fakta yang dimiliki.

"Berlebihan kalau ada yang mengatakan kalau (Pansus) ini mengganggu," tegasnya. [ald]



Baca juga:


Tidak ada komentar tentang berita ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Tujuh Bulan, KPK Cuma Sidik 21 Kasus Korupsi
Konfik Antarumat Agama Semakin Meningkat