|
 |
|
|
 |
|
Sabtu, 31/07/10, 21:31 AKSI PONG Masuk G-20, Tapi Masih Ada yang Makan Nasi Aking |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:46 Patrialis Ogah Kirim Hasil Kerja PPATK ke Lumpur |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:35 Yusril Tak Mau Jadi Korban Peradilan Sesat |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:24 BOM TABUNG GAS Menteri Sosial Baru Bisa Bantu 10 Orang |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:23 AKSI PONG Tetangga DPR Juga Korban Ketidakadilan |
|
 |
|
|
|
|
|
100 HARI SBY-BOEDIONO Sambut 100 Hari KIB II Dengan Jahit Mulut
Senin, 25 Januari 2010, 15:59:06 WIB
Laporan: Wahyu Sabda KuncahyoJakarta, RMOL. Banyak cara menyampaikan kritik terhadap pemerintah yang dinilai gagal. Hari ini (Senin, 25/1), tiga aktivis Front Nasional melakukan aksi jahit mulut sejak hari Minggu. Mereka mendirikan Posko bersama di dalam kampus Universtas Nasional Pejaten, Jakarta.
Menurut Humas Front Nasional Ponco, aksi ini merupakan aski pra kondisi untuk menyambut 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu jilid II.
"Kami meminta agar Sri Mulyani dan Boediono diadili sebagai aktor intelektual dalam skandal Bank Century. Kami juga menuntut turunkan SBY. Itu adalah harga mati bagi kami," ujar Ponco.
Sampai saat ini Front Nasional masih mempersiapkan diri untuk aksi tanggal 28 Januari. Mereka akan bergabung dengan berbagai elemen masyarakat serta aliansi buruh dan mahasiswa dalam aksi 28 Januari. [fik]Baca juga: Tidak ada komentar tentang berita ini.
Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.
|
|
|
|
|
|