HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Jumat, 30/07/10, 19:03
POLISI TABRAK LARI
Mabes Polri: Tabrak Lari karena Panik
Jumat, 30/07/10, 18:50
BOM TABUNG GAS
JK: Jangan Salahkan Konversinya
Jumat, 30/07/10, 18:26
Demokrat: Ibas Bolos karena Tugas Partai
Jumat, 30/07/10, 18:22
REKENING GENDUT POLRI
Polri Tantang Denny Indrayana
Jumat, 30/07/10, 18:14
Tak Diakomodir Badrul Kamal, Arus Bawah Demokrat Hengkang ke Kubu Yuyun
Menurut Anda, bagaimana proses pemilihan Gubernur BI Darmin Nasution sejak dari uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI sampai pada Rapat Paripurna DPR?
Elegan
Tidak elegan
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu
  Jusuf Kalla, Ogah Terjun Ke Politik Pemilu 2014 Lebih Penting Mengurusi Sosial
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Festival Indonesia 2010 Digelar Di Kota Plzen, Ceko
  Wapres Boediono Masukkan ke Hati Berita Rakyat Merdeka
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

Teror, Siapa yang Membakar Bendera Golkar
Minggu, 17 Januari 2010, 17:54:50 WIB

Laporan: Teguh Santosa

Tasikmalaya, RMOL. Teror politik terjadi Minggu dinihari tadi (17/1).

Puluhan bendera Partai Golkar di belakang Kantor DPD Golkar Kota Tasikmalaya dibakar orang tak dikenal. Pembakaran bendera tersebut diduga berkaitan dengan Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar beberapa hari lalu. Salah satu agenda Musda memilih Ketua DPD Golkar Kota Tasikmalaya. Kasus pembakaran bendera ini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Pembakaran bendera terjadi dinihari sekitar pukul 02.30 WIB. Api nyaris menyambar bagian belakang kantor DPD Golkar. Beruntung warga sekitar mengetahui dan segera memadamkan api.

Menurut Ketua DPD Golkar Kota Tasikmalaya, yang beberapa hari lalu baru saja dilantik, Noves Narayana, bendera tersebut digunakan dalam acara pelantikan Ketua DPD Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

Dia mengatakan, kejadian itu memperlihatkan ada yang memiliki niat membumihanguskan Partai Golkar. Noves meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini. [guh]



Baca juga:


Tidak ada komentar tentang berita ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Sekjen Kemenkumham Diperiksa Pekan Depan
Digaji Puluhan Juta, DPR Masih Suka Bolos Sidang