NEW EDITION | HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Sabtu, 31/07/10, 21:31
AKSI PONG
Masuk G-20, Tapi Masih Ada yang Makan Nasi Aking
Sabtu, 31/07/10, 19:46
Patrialis Ogah Kirim Hasil Kerja PPATK ke Lumpur
Sabtu, 31/07/10, 19:35
Yusril Tak Mau Jadi Korban Peradilan Sesat
Sabtu, 31/07/10, 19:24
BOM TABUNG GAS
Menteri Sosial Baru Bisa Bantu 10 Orang
Sabtu, 31/07/10, 19:23
AKSI PONG
Tetangga DPR Juga Korban Ketidakadilan
Menurut Anda, bagaimana proses pemilihan Gubernur BI Darmin Nasution sejak dari uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI sampai pada Rapat Paripurna DPR?
Elegan
Tidak elegan
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu
  Edward Aritonang, Kalau Kasusnya Belum Tuntas, Kami Minta Maaf
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Hungaria Apresiasi Kerjasama di Bidang Sastra
  Wapres Boediono Masukkan ke Hati Berita Rakyat Merdeka
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

CENTURYGATE
Idrus Marham: Proses Masih Panjang

Rabu, 13 Januari 2010, 22:08:28 WIB

Laporan: Ari Purwanto

Jakarta, RMOL. Ketua Pansus Angket Century, Idrus Marham, menegaskan terlalu dini untuk menilai apakah Boediono dan Sri Mulyani bersalah dalam mengambil kebijakan bailout Rp 6,7 triliun kepada Bank Century.

"Ya, kita belum bisa menilai Boediono dan Sri Mulyani bersalah. Kan prosesnya masih panjang," kata Idrus Marham kepada Rakyat Merdeka Online di sela-sela rapat Pansus Angket Century di gedung DPR, Jakarta, malam ini (Rabu (13/1).

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, saat ini Pansus baru masuk pada tahap pencarian data.

"Setelah pencarian data, Pansus akan mengkonfrontasikan dengan semua pernyataan pihak-pihak terkait," kata Idrus.[zul]



Baca juga:


Tidak ada komentar tentang berita ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Tujuh Bulan, KPK Cuma Sidik 21 Kasus Korupsi
Konfik Antarumat Agama Semakin Meningkat