NEW EDITION | HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Sabtu, 31/07/10, 21:31
AKSI PONG
Masuk G-20, Tapi Masih Ada yang Makan Nasi Aking
Sabtu, 31/07/10, 19:46
Patrialis Ogah Kirim Hasil Kerja PPATK ke Lumpur
Sabtu, 31/07/10, 19:35
Yusril Tak Mau Jadi Korban Peradilan Sesat
Sabtu, 31/07/10, 19:24
BOM TABUNG GAS
Menteri Sosial Baru Bisa Bantu 10 Orang
Sabtu, 31/07/10, 19:23
AKSI PONG
Tetangga DPR Juga Korban Ketidakadilan
Menurut Anda, bagaimana proses pemilihan Gubernur BI Darmin Nasution sejak dari uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI sampai pada Rapat Paripurna DPR?
Elegan
Tidak elegan
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu
  Edward Aritonang, Kalau Kasusnya Belum Tuntas, Kami Minta Maaf
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Hungaria Apresiasi Kerjasama di Bidang Sastra
  Wapres Boediono Masukkan ke Hati Berita Rakyat Merdeka
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

Terasa Panas, Wakil Ketua DPD Kembalikan Mobil Toyota Royal Crown Saloon
Senin, 04 Januari 2010, 14:13:37 WIB

Laporan: Wahyu Sabda Kuncahyo

Jakarta, RMOL. Wakil Ketua DPD Laode Ida mengaku telah mengembalikan mobil Toyota Royal Crown Saloon seharga 1,3 milyar yang disediakan untuk para pejabat negara tersebut ke Sekretariat DPD.

“Saya sudah mengembalikan mobil tersebut ke Sekretariat DPD hari ini. Fasilitas mobil tersebut serba canggih, saya memang terkagum. Tapi saya agak ngeri dengan harganya. Banyak teman dan kerabat, termasuk teman di facebook yang menyarankan agar mobil tersebut dikembalikan. Rasa sensitivitas saya kepada masyarakat kecil segera bangkit. Saya sempat coba mobil itu di rumah, dan terasa sangat panas karena dibeli dengan uang rakyat,” kata Laode Ida kepada wartawan di gedung DPR siang ini, (Senin, 4/1).

Laode menegaskan tidak pada tempatnya memfasilitasi gaya hidup pejabat dengan menggunakan uang negara. Menurutnya, hal tersebut hanya pemborosan uang negara. Pejabat di luar negeri, katanya, tidak ada yang bermerah-mewah, bahkan mereka melayani dirinya sendiri.

“Bila diam, berarti saya melawan kehendak rakyat. Makanya saya kembalikan. Saya hanya memberi contoh. Kalau ada yang ikut, syukur. Jika tidak, itu merupakan hak masing-masing,” demikian Laode. [zul]



Baca juga:


Ada 3 komentar tentang berita ini :

Bener nih nanti nyesel?
Jumat, 08 Januari 2010, 00:29:37 WIB
Komentator: bangjoe
Gimana Mobilnya mantabkan? apa nggak rugi sudah susah payah pasang muka ke rakyat apalagi ada yg keluar duit banyak saat kampaye? bener nih nggak nyesel?

bukan sensasi
Kamis, 07 Januari 2010, 10:28:54 WIB
Komentator: pakdeagus
Semoga Laode Ida dlm mengembalikan mobil mewah...ikhlas lahir batin tdk mencari sensasi...

orang bijak patut dicontoh
Senin, 04 Januari 2010, 17:46:01 WIB
Komentator: kajima
cara sperti tsb sangat tepat saat rakyat sekarang sulit cari makan sampai2 ada yg membunuh anak2nya karena tdk ada kepastian bisa mampu hidup (dapat makan yg layak) sementara para pejabat negara dengan seenaknya mengunakan uang negara triliyunan hanya untuk foya2 uang rakyat tanpa memperhatikan betapa hiduuup ini semakin sulit saja ..... andai uang satu mobil tersebut bisa membedah rumah miskin sebanyak puluhan rumah dan dia enak2 saja mengendarai mobil dari hasil bayar pajak rakyat jelata dengan penghasilan UMP .... kalo ngak mau dilaknat rakyat segera kembalikan mobil tersebut diganti dgn yang harga pantas tidak dengan harga 1,3milyar memalukan .........

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Tujuh Bulan, KPK Cuma Sidik 21 Kasus Korupsi
Konfik Antarumat Agama Semakin Meningkat