HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Jumat, 30/07/10, 19:03
POLISI TABRAK LARI
Mabes Polri: Tabrak Lari karena Panik
Jumat, 30/07/10, 18:50
BOM TABUNG GAS
JK: Jangan Salahkan Konversinya
Jumat, 30/07/10, 18:26
Demokrat: Ibas Bolos karena Tugas Partai
Jumat, 30/07/10, 18:22
REKENING GENDUT POLRI
Polri Tantang Denny Indrayana
Jumat, 30/07/10, 18:14
Tak Diakomodir Badrul Kamal, Arus Bawah Demokrat Hengkang ke Kubu Yuyun
Menurut Anda, bagaimana proses pemilihan Gubernur BI Darmin Nasution sejak dari uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI sampai pada Rapat Paripurna DPR?
Elegan
Tidak elegan
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu
  Jusuf Kalla, Ogah Terjun Ke Politik Pemilu 2014 Lebih Penting Mengurusi Sosial
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Festival Indonesia 2010 Digelar Di Kota Plzen, Ceko
  Wapres Boediono Masukkan ke Hati Berita Rakyat Merdeka
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

ANGKET CENTURY
Dukung Angket, Anas Urbaningrum Ancam Penebar Rumor

Selasa, 24 November 2009, 16:11:55 WIB

Laporan: Widya Victoria

Jakarta, RMOL. Dengan mendukung hak angket Bank Century, Partai Demokrat ingin menepis dugaan sebagian kalangan yang mengira ada aliran dana bailout ke Partai Demokrat dan digunakan untuk kampanye SBY-Boediono.

“Saya kira harus ditegaskan itu. Karena tidak ada dana haram yang masuk ke Partai Demokrat untuk kampanye SBY. Apalagi sudah diaudit. Kedua, pidato SBY juga ingin menegaskan bahwa rumor, isu, dan fitnah itu sesuatu yg tidak produktif. Itu sangat tidak diperlukan. Dan itu bisa menjadi kultur yg destruktif terhadap sistem demokrasi,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, kepada wartawan, di Gedung DPR, Jakarta (Selasa, 24/11).

Jika masih ada yang menebar rumor itu, kata Anas, Partai Demokrat akan berpikir untuk mengambil langkah selanjutnya.

“Setelah ditegaskan dan dijelaskan seperti ini, masih ada yang secara sengaja menghembus-hembuskan fitnah, itu kami akan berpikir (untuk mengambil langkah selanjutnya). Ini penegasan moral bahwa demokrasi itu kebebasan yang harus diceraikan dari fitnah-fitnah,” kata Anas. [yan]



Baca juga:


Ada 2 komentar tentang berita ini :

MAKSUS (MAKELAR KASUS) SEPERTI SUTRADARA SKENARIO
Rabu, 25 November 2009, 04:43:32 WIB
Komentator: sugianto
MAKSUS (MAKELAR KASUS) SEPERTI SUTRADARA SKENARIO, SEMUA LEMBAGA HUKUM DAN TERSANGKA, SAKSI SEMUANYA DIATUR OLEH MAKSUS (MAKELAR KASUS)

JADI BERANTAS 'MAKSUS' (MAKELAR KASUS)

JADI BERANTAS 'MAKKUM' (MAKELAR HUKUM)

JADI BERANTAS 'MAKYEK' (MAKELAR PROYEK)

JADI BERANTAS 'MAKDER' (MAKELAR TENDER)

JADI BERANTAS 'MAKDAAN' (MAKELAR PENGADAAN)

JADI BERANTAS 'MAKDUP' (MAKELAR PENYELEDUPAN)

JADI BERANTAS 'MAKPOR' (MAKELAR PASPOR)

JADI BERANTAS 'MAKSIM' (MAKELAR SIM)

JADI BERANTAS 'MAKIMB' (MAKELAR IMB)

JADI BERANTAS 'MAKSUZIN' (MAKELAR SURAT IZIN)

JADI BERANTAS 'MAKTKW' (MAKELAR TKW)

JADI BERANTAS 'MAKTKI' (MAKELAR TKI)

JADI BERANTAS 'MAKCALJI' (MAKELAR CALON HAJI)

JADI BERANTAS 'MAKASJA'
(MAKELAR KASUS PERPAJAKAN)

JADI BERANTAS 'MAKLANG'
(MAKELAR TILANG)

JADI BERANTAS 'MAKSIRAI.
(MAKELAR SIDANG CERAI)

JADI BERANTAS 'MAKARIH'
(MAKELAR KAWIN SIRIH)

FITNAH?
Selasa, 24 November 2009, 16:48:46 WIB
Komentator: budimcb
Iyah tuh demokrasi gak boleh ada FITNAH.... jelas sekali bagian dari FITNAH adalah TRIK2 BURUK atau NGIBUL atau PURA-PURA atau JADI-JADIAN atau TEBAR PESONA atau NUMPANGIN MASALAH DEMI KEPENTINGAN diri dan kelompok, atau GAK JUJUR, PEMBOHONG, PENDUSTA, dlllllll sehingga memang harus segera DIBERANGUS... TABEEE.... qiqiqiqi sepertinyah sudah deket niey ngurus surat2 pengunduran diri ke kelurahan deh....

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Sekjen Kemenkumham Diperiksa Pekan Depan
Digaji Puluhan Juta, DPR Masih Suka Bolos Sidang