HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Sabtu, 13/03/10, 16:45
Chairuman: BK Pasti Akan Proses Laporan Koalisi LSM
Sabtu, 13/03/10, 16:18
Pro SBY: Koalisi Baru, Jangan Ada Duri dalam Daging!
Sabtu, 13/03/10, 15:49
CENTURYGATE
Santri-santri Terpintar di NU Sesalkan Cak Imin
Sabtu, 13/03/10, 15:36
KOALISI SBY PECAH
PPP Cuekin Draft Koalisi Baru Demokrat
Sabtu, 13/03/10, 15:12
Andai Saja Dulmatin Ditangkap Hidup
Setelah Pansus Centurygate menyelesaikan tugasnya, siapa yang harus angkat kaki?
Presiden SBY
Wapres Boediono
Menkeu Sri Mulyani
Pihak lain
Tidak tahu
  Polling Yang Lalu
  Eva Kusuma Sundari, Kami Sudah Tak Bisa Mempercayainya Lagi
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Sambut Perbankan Syariah di Rusia, BMI Mulai Berikan Pelatihan
  Dukung Anti Korupsi, Rakyat Merdeka Online Hitamkan Diri

Anggap Biasa Kasus KPK, SBY Ditantang Abolisi Perkara
Minggu, 01 November 2009, 14:54:27 WIB

Laporan: M Hendry Ginting

Jakarta, RMOL. Presiden SBY mengatakan kasus KPK sama dengan kasus lain, bukan suatu hal yang luar biasa. Tidak unik, tidak khas.

Bahkan SBY mengatakan dirinya tidak akan melakukan intervensi. Begitu juga dengan Menkumham Patrialis Akbar meminta supaya SBY tidak dikatkan dengan kasus KPK. Menurut Ketua Setara Institute Hendardi kepada Rakyat Merdeka Online Minggu (1/11), dari pernyataan itu SBY berusaha mengecilkan kasus KPK seakan bukan perkara besar. Di sisi lain, pembantunya itu yakni Patrialis Akbar berusaha melepaskan kaitan SBY dengan kasus itu.

“Ada apa ini?” kata Hendardi.

Dia mengatakan kalau SBY mengatakan kasus KPK bukan kasus biasa karena melibatkan pejabat dari komisi negara yang menanganik perkara yang dikategorikan kejahatan luar biasa (extraordinary crime. Hendardi mengecam pernyataan SBY tersebut. SBY, tegasnya tidak biosa menganggap kasus tersebut sebagai kasus biasa. Apalagi Mahkamah Konstitusi (MK) dalam pertimbangan keputusan selanya menganggapnya sebagai kasus luar biasa.

“SBY harus berani mengambil tindakan penyelesaian luar biasa dengan membentuk komisi independen atau melakukan abolisi perkara,” tantang Hendardi. [dry]



Baca juga:


Tidak ada komentar tentang berita ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Carrefour Bukan Pesaing Pasar Tradisional
Bazar Rakyat Carrefour, Sinergi Pemerintah dan Swasta
Untuk Kembangkan UKM, Carrefour Membuat Bazar Rakyat
Audit Korupsi BP Migas Kenapa Belum Keluar?
Raja Melayu Mana yang Kini Sebanding dengan Raja Eropah

Apa Mungkin Mega Takluk Rayuan Ketiga Taufik Kiemas