HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Rabu, 10/03/10, 09:46
Kader PDIP Terlibat Suap, Demokrat Tak Mau Grasak-grusuk
Rabu, 10/03/10, 09:46
Eva Sundari: PDIP Tak Tutup Diri untuk Proses Pemakzulan
Rabu, 10/03/10, 08:53
Inilah Rekam Jejak Terorisme di Indonesia
Rabu, 10/03/10, 07:51
Apel Siaga Umat Islam, dari Tuntut Boediono Mundur, hingga Tolak Obama
Rabu, 10/03/10, 05:33
LIGA CHAMPION
Hasil Akhir: Fiorentina vs Bayern
Setelah Pansus Centurygate menyelesaikan tugasnya, siapa yang harus angkat kaki?
Presiden SBY
Wapres Boediono
Menkeu Sri Mulyani
Pihak lain
Tidak tahu
  Polling Yang Lalu
  Anas Urbaningrum, Yang Dorong Hak Nyatakan Pendapat Mengincar Posisi Wapres
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Sambut Perbankan Syariah di Rusia, BMI Mulai Berikan Pelatihan
  Dukung Anti Korupsi, Rakyat Merdeka Online Hitamkan Diri

Kontrak Politik SBY Berisi Larangan Membongkar Skandal Century?
Rabu, 28 Oktober 2009, 16:14:05 WIB

Laporan: Aldi Gultom

Jakarta, RMOL. Anjuran agar partai-partai koalisi SBY-Boediono mengingat kontrak koalisi sebelum mengkritisi skandal Century dianggap mengherankan.

“Masak isi kontrak politik kayak gitu? Tidak boleh membongkar hal-hal yang tidak baik,” kata analis politik Umar S Bakry pada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Rabu, 28/10).

Menurutnya, apa yang dilakukan beberapa partai koalisi SBY-Boediono dengan menggulirkan wacana kritis terhadap skandal yang melibatkan wapres Boediono dan menteri keuangan Sri Mulyani bukanlah dalam kerangka mengancam kekuasaan SBY.

Usulan hak angket soal skandal Century yang mulai dihembuskan kalangan anggota DPR dinilai anggota Komisi III dari fraksi Demokrat, Ruhut Sitompul, bernuansa politis. Partai koalisi pemerintah SBY-Boediono pun diingatkan atas kontrak politik yang masih “basah”. Memang beberapa partai koalisi SBY di parlemen mulai bergeliat mewacanakan pansus atau angket penyelamatan Century yang merugikan negara triliunan rupiah itu. Yang paling mencolok adalah Golkar dan PKS. [ald]



Baca juga:


Tidak ada komentar tentang berita ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 



Carrefour Bukan Pesaing Pasar Tradisional
Bazar Rakyat Carrefour, Sinergi Pemerintah dan Swasta
Untuk Kembangkan UKM, Carrefour Membuat Bazar Rakyat
Pembalak Liar Bisa Kena Pasal Pencucian Uang
Raja Melayu Mana yang Kini Sebanding dengan Raja Eropah

Ah, Produksi Migas Nggak Naik Kelas