HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Selasa, 09/02/10, 05:22
TRANSFER PEMAIN
Frank Ribery: Menyenangkan Bermain Bersama Henry di Barcelona
Selasa, 09/02/10, 02:25
Sarah Palin Calon Presiden AS 2012
Selasa, 09/02/10, 00:59
LIGA PREMIER
Steven Gerrad Menatap Arsenal
Selasa, 09/02/10, 00:52
Kalau Mau Gugat, Cabut Dulu Dong SP3 Tan Kian
Senin, 08/02/10, 23:56
Kasus Terbunuhnya Michael Jackson Dibuka
Bagaimana kinerja KPK dalam mengusut skandal dana talangan Bank Century?
Baik
Buruk
Ragu-ragu
Tidak tahu
  Polling Yang Lalu
  Idrus Marham, Kalau Bela Yang Salah, Kami Melenceng ...
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  PALAPA Siap Lakukan Langkah Nyata Kurangi Dampak Perubahan Iklim di Indonesia
  Dukung Anti Korupsi, Rakyat Merdeka Online Hitamkan Diri

Kontrak Politik SBY Berisi Larangan Membongkar Skandal Century?
Rabu, 28 Oktober 2009, 16:14:05 WIB

Laporan: Aldi Gultom

Jakarta, RMOL. Anjuran agar partai-partai koalisi SBY-Boediono mengingat kontrak koalisi sebelum mengkritisi skandal Century dianggap mengherankan.

“Masak isi kontrak politik kayak gitu? Tidak boleh membongkar hal-hal yang tidak baik,” kata analis politik Umar S Bakry pada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Rabu, 28/10).

Menurutnya, apa yang dilakukan beberapa partai koalisi SBY-Boediono dengan menggulirkan wacana kritis terhadap skandal yang melibatkan wapres Boediono dan menteri keuangan Sri Mulyani bukanlah dalam kerangka mengancam kekuasaan SBY.

Usulan hak angket soal skandal Century yang mulai dihembuskan kalangan anggota DPR dinilai anggota Komisi III dari fraksi Demokrat, Ruhut Sitompul, bernuansa politis. Partai koalisi pemerintah SBY-Boediono pun diingatkan atas kontrak politik yang masih “basah”. Memang beberapa partai koalisi SBY di parlemen mulai bergeliat mewacanakan pansus atau angket penyelamatan Century yang merugikan negara triliunan rupiah itu. Yang paling mencolok adalah Golkar dan PKS. [ald]



Baca juga:


Tidak ada komentar tentang berita ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Koalisi Suku Bunga dan Rendahnya Permintaan Kredit
Kalau Mau Gugat, Cabut Dulu Dong SP3 Tan Kian
Siapa yang Berani Menyerang Singapura?

KINERJA TIFATUL SEMBIRING
Ngurusi RPP Penyadapan Nilainya Jeblok Jadi Enam