HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Rabu, 10/03/10, 09:46
Kader PDIP Terlibat Suap, Demokrat Tak Mau Grasak-grusuk
Rabu, 10/03/10, 09:46
Eva Sundari: PDIP Tak Tutup Diri untuk Proses Pemakzulan
Rabu, 10/03/10, 08:53
Inilah Rekam Jejak Terorisme di Indonesia
Rabu, 10/03/10, 07:51
Apel Siaga Umat Islam, dari Tuntut Boediono Mundur, hingga Tolak Obama
Rabu, 10/03/10, 05:33
LIGA CHAMPION
Hasil Akhir: Fiorentina vs Bayern
Setelah Pansus Centurygate menyelesaikan tugasnya, siapa yang harus angkat kaki?
Presiden SBY
Wapres Boediono
Menkeu Sri Mulyani
Pihak lain
Tidak tahu
  Polling Yang Lalu
  Anas Urbaningrum, Yang Dorong Hak Nyatakan Pendapat Mengincar Posisi Wapres
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Sambut Perbankan Syariah di Rusia, BMI Mulai Berikan Pelatihan
  Dukung Anti Korupsi, Rakyat Merdeka Online Hitamkan Diri

Soroti Kasus Century, PKS Siap Bela Nasabah Terzolimi
Selasa, 27 Oktober 2009, 15:19:56 WIB

Laporan: Desy Wahyuni

Jakarta, RMOL. Partai Keadilan Sejahtera menyatakan siap membela dan memperjuangkan rakyat yang terzolimi oleh proses bailout Bank Century senilai Rp 6,7 triliun.

“Sudah barang tentu, rakyat dan para nasabahnya harus dibela dan harus diperjuangkan hak-hak mereka. Kita akan selalu mendukung orang-orang yang terzolimi. Mendukung oleh karena ini skandal,” tutur Presiden PKS baru, Luthfi Hasan Ishaaq usai acara Serah Terima Jabatan di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang 82, Jakarta Selatan, Selasa (27/10). Luthfi menggantikan Tifatul Sembiring yang kini resmi menjabat Menteri Komunikasi dan Informasi.

PKS akan mendorong seluruh elemennya di DPR agar terlibat aktif dalam penegakan dan memberantas segala bentuk penyimpangan, termasuk dalam menyoroti kasus Bank Century. Ketika ditanya apakah pembelaan PKS akan diarahkan untuk mendukung usul penggunaan hak angket. Lutfhi mengatakan hal itu hanya efek.

“Yang kita inginkan perbaikan sistem. Tapi kalau itu (hak penggunaan angket) menjadi konsensus di DPR, kita akan mengikuti karena itu adalah pilihan politik dari DPR,” katanya menambahkan. [wid]



Baca juga:


Tidak ada komentar tentang berita ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 



Carrefour Bukan Pesaing Pasar Tradisional
Bazar Rakyat Carrefour, Sinergi Pemerintah dan Swasta
Untuk Kembangkan UKM, Carrefour Membuat Bazar Rakyat
Pembalak Liar Bisa Kena Pasal Pencucian Uang
Raja Melayu Mana yang Kini Sebanding dengan Raja Eropah

Ah, Produksi Migas Nggak Naik Kelas